Sabtu, 06 Jun 2026 18:07 WIB

Nyelonong Tarik Motor di Gedung DPRD Jatim, 2 Debt Collector Diamankan

  • Penulis :
  • | Rabu, 11 Jul 2018 15:23 WIB
Dua debt collector saat diamankan dan dibawa ke Mapolsek Bubutan/Foto: Narendra Bakrie
Dua debt collector saat diamankan dan dibawa ke Mapolsek Bubutan/Foto: Narendra Bakrie

jatimnow.com - Dua pria akhirnya diamankan polisi setelah nyelonong masuk ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Propinsi Jawa Timur, Jalan Indrapura, Surabaya, Rabu (11/7/2018) siang. 

Dua pria itu diketahui sebagai debt collector yang hendak menarik motor yang diduga menunggak kredit. Sekitar pukul 11.00 Wib, dua pria yang mengendarai motor Vario L 6719 JS itu tiba-tiba masuk ke dalam gedung DPRD Jatim yang dalam penjagaan ketat. 

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Kami semua kaget dan sontak menghentikan laju motor yang dikendarai kedua pria itu," kata Koordinator Keamanan DPRD Jatim Rully Asmianto di lokasi. 

Setelah dibawa ke pos pengamanan, kedua pria tadi mengaku dari sebuah leasing yang akan menarik sepeda motor yang dikendarai dua wanita yang menjadi tamu DPRD Jatim.

"Karena ibu-ibu itu tamu kami dan dua pria tadi akan menarik kendaraan di wilayah pengamanan kami, maka kami laporkan ke polisi," beber Rully. 

Tak lama kemudian, dua polisi dari Polsek Bubutan akhirnya tiba di gedung DPRD Jatim dan langsung membawa kedua pria tadi ke Mapolsek Bubutan untuk dimintai keterangan. 

Semantara, Friska, warga Bogangin, Surabaya yang merupakan pemilik motor yang hendak ditarik oleh dua debt collector akhirnya keluar gedung DPRD Jatim setelah urusannya selesai. Friska bersama satu wanita yang diboncengnya itu akhirnya membawa pergi motor Beat L 5505 MI miliknya itu. 

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Saya tadi mau ke DPRD Jatim karena ada urusan. Tapi saya dikuntit dari Tugu Pahlawan oleh mereka. Saat saya masuk ke gedung DPRD Jatim, ternyata mereka ikut masuk," aku Friska. 

Meski tidak mendapat penganiayaan, Friska mengaku terus dikuntit oleh dua pria tersebut sejak lama. Sebab, motornya memang menunggak kredit selama 6 bulan.

"Iya mas, memang menungggak (kredit). Dulu sempat saya selesaikan melalui debt collector, tapi tak kunjung selesai. Ini masih dikejar-kejar," tutup Friska sambil gemetar.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

 

Reporter: Narendra Bakrie

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.