Rabu, 22 Jul 2026 06:56 WIB

Hearing Bersama DPMD, DPRD Ponorogo Bahas Pilkades dan Kepala Desa Antar Waktu

Rapat dengar pendapat Komisi A DPRD Kabupaten Ponorogo bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) - (Foto-foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Rapat dengar pendapat Komisi A DPRD Kabupaten Ponorogo bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) - (Foto-foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Komisi A DPRD Kabupaten Ponorogo menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD). RDP digelar untuk membahas Kepala Desa Antar Waktu di empat desa dan pilkades di Bumi Reog.

Empat desa tersebut adalah Desa Karangpatihan, Kecamatan Pulung; Desa Sumoroto, Kecamatan Kauman; Desa Muneng, Kecamatan Balong dan Desa Dayakan, Kecamatan Badegan.

Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI Turun Gunung Bangun Infrastruktur Desa di Ponorogo

Dalam hearing ini juga dibahas tentang pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak 23 desa di Ponorogo, yang dijadwalkan berlangsung pada November 2022.

"Kami ingin mengetahui sejauh mana Kepala Desa Antar Waktu dilaksanakan. Dan apakah sokongan anggaran untuk pilkades disiapkan," ujar Sekertaris Komisi A DPRD Ponorogo, Eko Priyo Utomo, Rabu (23/5/2022).

Sehingga, lanjut Eko, dewan bisa tahu bagaimana pelaksanaannya. Sebab di beberapa desa seperti di Desa Sumoroto, kepala desanya sudah dua tahun kosong.

Rapat dengar pendapat Komisi A DPRD Kabupaten Ponorogo bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD)Rapat dengar pendapat Komisi A DPRD Kabupaten Ponorogo bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD)

Baca Juga: Sambut 100 Tahun, Gontor Siapkan Buku Rekam Jejak dan Kontribusi Bagi Bangsa

"Jabatan PJ kades (kepala desa) saat ini memang mempengaruhi jalanya pemerintahan desa. Juga dengan pilkades kesiapannya bagaimana, kapan pelaksanaanya," papar dia.

Sementara Kepala DPMD Ponorogo, Hadi Prayitno mengaku, untuk pengisian Kepala Desa Antar Waktu di Desa Karangpatihan dan Muneng, pada akhir Mei ini telah usai. Sedangkan dua desa lainnya yaitu Desa Dayakan dan Sumoroto ditargetkan Agustus 2022 tuntas.

"Yang Karangpatihan dan Muneng akhir Mei ini sudah ada kades definitifnya. Untuk dua desa lainnya, target kita Agustus selesai karena butuh proses. Terlebih di Dayakan kan baru meninggal kadesnya. Dan sesuai aturan 6 bulan baru bisa Kepala Desa Antar Waktu," ungkapnya.

Baca Juga: Vulcan Flow Ponorogo, Tawarkan Konsep Industrial Raw dan Ragam Menu Murah

Disinggung terkait pelaksanaan pilkades serentak di 23 desa, Hadi mengaku sudah dijadwalkan pada 22 November 2022. Di mana anggaran yang disiapkan pada APBD tahun ini sebesar Rp 1 miliar.

"Untuk pilkades sudah siap, tanggal 22 November pelaksanaanya. Anggaran penyelenggaraan Rp 1 miliar. Proses persiapan kita mulai pertengahan tahun ini," pungkasnya. (ADV)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.