Selasa, 23 Jun 2026 03:18 WIB

Bangun Setelah Hibernasi, GMS Siap Mengabdi Untuk Masyarakat di Tahun ke-70

Proses pelantikan kepengurusan GMS tahun 2022 (Fahrizal Tito/jatimnow.com)
Proses pelantikan kepengurusan GMS tahun 2022 (Fahrizal Tito/jatimnow.com)

Surabaya - Gerakan Mahasiswa Surabaya (GMS) kembali berkiprah di masyarakat sebagai salah satu organisasi kemahasiswaan dengan mengedepankan egaliter tanpa berorientasi pada politik.

Semangat tersebut kembali dikobarkan oleh organisasi yang telah berusia 70 tahun itu pascabangun dari tidur panjangnya selama 3 dekade dan aktif pada tahun 2009.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"GMS memiliki sejarah ketika 1952 sampai dengan awal 1980 kami masih eksis. Kemudian karena kebijiakan NKK/BKK waktu itu kami tersapu sehingga tidak melahirkan kader-kader baru selama kurang lebih 3 dekade," kata Dewan Keanggotaan GMS M. Harris Indra Sukma saat ditemui di Grand Surabaya, Minggu (22/5/2022).

Harris Indra menjeaskan, di usia ke-70 tahun GMS ini, prinsip egaliter dikedepankan agar masyarakat dan mahasiswa dapat menjadi satu dalam melakukan aksi pergerakan sosial. Dan disamping itu juga menawarkan independensi ke kaum mahasiswa sebagai warna asli organisasi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

"Sebetulnya dari awal kita tidak pernah merubah warna dan nilai organisasi GMS itu sebagai organ mahasiswa yang independen kemudian beridealis Pancasila yang sangat kuat sebagai kultur, kemudian kami memegang teguh intelektual, keilmiahan, profesioan serta kepemimpinan konstruktif," urainya.

Dalam proses kaderasisasi, GMS yang hingga saat ini tercatat memiliki 2 ribu orang tersebut tidak berorientasi pada politik. Hal inilah yang membedakan organisasi kemahasiswaan Surabaya tersebut dengan yang lainnya.

Baca Juga: Teliti Berita Olahraga Al Jazeera, Mahasiswa UINSA Kaji Tindak Tutur Ilokusi

"Karena biasanya kental mahasiswa kampus itu geraknya selalu ke arah politik. Kami menyeimbangkan ke arah dua dunia. Yaitu komunitas self development dan juga pergerakan itu sendiri," terang Harris.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.