Senin, 08 Jun 2026 03:58 WIB

Sapi di Kecamatan Ngantang Malang Tertinggi Suspect PMK

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Malang, Nurcahyo. (Foto: Rizal Adhi Pratama/jatimnow.com)
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Malang, Nurcahyo. (Foto: Rizal Adhi Pratama/jatimnow.com)

Malang - Dinas Peternakan Kabupaten Malang menyebut Kecamatan Ngantang menjadi wilayah paling banyak terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.

Setidaknya ada 117 sapi di Ngantang yang terpapar, dari total ada 122 sapi suspect PMK di Kabupaten Malang.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Hewan Kurban, Wajib Vaksin PMK

"Di Kabupaten Malang, sapi yang tertular itu sekitar 122 sapi. Suspect paling banyak di Ngantang, Singosari ada 3, Wajak ada 1, Gondanglegi ada 1. Cuma itu saja, yang lainnya belum ada informasi terindikasi PMK," ungkap Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Malang, Nurcahyo, saat dikonfirmasi pada Jumat (13/5/2022) di Pendopo Agung Kabupaten Malang.

Kendati demikian, Nurcahyo menegaskan bahwa Kabupaten Malang belum masuk zona merah akibat merebaknya wabah PMK.

"Kabupaten Malang masih belum zona merah PMK, jadi populasi ternak 243 ribu itu baru 122 yang suspect terkena PMK dan 15 sampai 19 ekor di antaranya sudah sembuh. Untuk ternak yang mati karena PMK belum ada," tegasnya.

Baca Juga: DKPP Pastikan Sapi Kurban di Kediri Bebas PMK dan LSD

Sementara untuk penanganan penyebab PMK di Ngantang, Nurcahyo menyebutkan sekitar 10-20 persen sapi yang terpapar sudah sembuh.

"Untuk sementara kita melakukan disinfektan, vitamin, antibiotik untuk pencegahan dan mengobati sakitnya," jelasnya.

Terkait dampak PMK pada distribusi daging sapi di Kabupaten Malang, Nurcahyo memastikan belum ada masalah yang timbul.

Baca Juga: Kasus PMK di Kediri Naik Lagi: 1 Ekor Mati, 5 Dipotong Paksa

"Untuk distribusi daging tidak ada pengaruh, pengaruh sebenarnya hanya karena adanya pandemi yang membuat kebutuhannya menurun," jelasnya.

"Jadi, setiap hari masih melakukan penyembelihan secara rutin di RPH," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.