Ramadan Now
Kue Leker Arang di Lamongan Tetap Eksis Selama 22 Tahun
- Penulis : Adyad Ammy Iffansah
- | Senin, 04 Apr 2022 11:27 WIB
Lamongan - Bagi Anda penggemar jajanan pinggir jalan, kue leker di Lamongan patut untuk dicoba. Bukan hanya dari segi rasa, proses pembuatannya juga cukup menarik. Lumrahnya kue leker dimasak menggunakan api gas. Tapi berbeda dengan kue leker buatan Maskan, warga Desa Moropelang, Kecamatan Babat, Lamongan. Dia memanfaatkan bara api atau arang untuk memasak.
Sehari-hari, Maskan berjualan di kawasan Alun-alun Kota Lamongan. Tepat di samping RS Citra Medika. Pekerjaan tersebut sudah dijalani selama kurang lebih 22 tahun.
Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya
"Sudah 8 bulan lebih 21 tahun berjualan, mas," jawabnya sambil bergurau kepada jatimnow.com, Senin (4/4/2022).
Usia yang bukan belia lagi, Maskan terbilang kawakan di bidangnya. Keunikan membuat kue leker tetap eksis dan digandrungi penikmatnya hingga kini. Proses pembuatannya kue leker ala Maskan pun terlihat mudah.
"Ada 4 tungku, masaknya langsung di wajan yang sudah panas terkena bara api. Dituangkan adonan dikasih toping pisang dan mises, tak sampai 1 menit jadi," ungkapnya.
Meski terbilang klasik, kue leker buatan Maskan mempunyai tempat di hati para penikmatnya. Meski tren kuliner modern sangat mendominasi, kue leker arang tetap eksis. Bahkan mampu menggaet perhatian milenial.
Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG
"Yang beli malah jarang ibu-ibu. Paling banyak anak sekolah, kuliah, hingga pegawai kantor dan sejenisnya," tuturnya.
Jika berminat mencicipi kue leker arang buatan Maskan, Anda harus berangkat lebih awal dan rela mengantre. Apalagi saat weekend, pembeli akan semakin membludak.
"Buka pukul 9.00 WIB. Kadang habisnya pukul 14.00 WIB. Apalagi hari libur, kadang pukul 12.00 WIB sudah kukut (pulang), mas. Namun saat Ramadan biasanya buka siang sampai sore" ucapnya.
Baca Juga: Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Disnakeswan Lamongan Sidak Lapak di Pinggir Jalan
Pendapatan Maskan dari berjualan kue leker pun tidak sedikit. Bahkan mampu merenovasi rumah dan membeli kendaraan. "Alhamdulillah, disukuri mawon (saja), mas. Ya lumayan meski nggak banyak," katanya sambil malu-malu.
Editor : Sofyan Cahyono
URL : https://jatimnow.id/baca-43546-kue-leker-arang-di-lamongan-tetap-eksis-selama-22-tahun