Minggu, 07 Jun 2026 04:37 WIB

Ramadan Now

Kue Leker Arang di Lamongan Tetap Eksis Selama 22 Tahun

Maskan pedagang jajanan kue leker yang dimasak arang di Lamongan.(Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Maskan pedagang jajanan kue leker yang dimasak arang di Lamongan.(Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Bagi Anda penggemar jajanan pinggir jalan, kue leker di Lamongan patut untuk dicoba. Bukan hanya dari segi rasa, proses pembuatannya juga cukup menarik. Lumrahnya kue leker dimasak menggunakan api gas. Tapi berbeda dengan kue leker buatan Maskan, warga Desa Moropelang, Kecamatan Babat, Lamongan. Dia memanfaatkan bara api atau arang untuk memasak.

Sehari-hari, Maskan berjualan di kawasan Alun-alun Kota Lamongan. Tepat di samping RS Citra Medika. Pekerjaan tersebut sudah dijalani selama kurang lebih 22 tahun.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Sudah 8 bulan lebih 21 tahun berjualan, mas," jawabnya sambil bergurau kepada jatimnow.com, Senin (4/4/2022).

Usia yang bukan belia lagi, Maskan terbilang kawakan di bidangnya. Keunikan membuat kue leker tetap eksis dan digandrungi penikmatnya hingga kini. Proses pembuatannya kue leker ala Maskan pun terlihat mudah.

"Ada 4 tungku, masaknya langsung di wajan yang sudah panas terkena bara api. Dituangkan adonan dikasih toping pisang dan mises, tak sampai 1 menit jadi," ungkapnya.

Meski terbilang klasik, kue leker buatan Maskan mempunyai tempat di hati para penikmatnya. Meski tren kuliner modern sangat mendominasi, kue leker arang tetap eksis. Bahkan mampu menggaet perhatian milenial.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"Yang beli malah jarang ibu-ibu. Paling banyak anak sekolah, kuliah, hingga pegawai kantor dan sejenisnya," tuturnya.

Jika berminat mencicipi kue leker arang buatan Maskan, Anda harus berangkat lebih awal dan rela mengantre. Apalagi saat weekend, pembeli akan semakin membludak.

"Buka pukul 9.00 WIB. Kadang habisnya pukul 14.00 WIB. Apalagi hari libur, kadang pukul 12.00 WIB sudah kukut (pulang), mas. Namun saat Ramadan biasanya buka siang sampai sore" ucapnya.

Baca Juga: Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Disnakeswan Lamongan Sidak Lapak di Pinggir Jalan

Pendapatan Maskan dari berjualan kue leker pun tidak sedikit. Bahkan mampu merenovasi rumah dan membeli kendaraan. "Alhamdulillah, disukuri mawon (saja), mas. Ya lumayan meski nggak banyak," katanya sambil malu-malu.

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.