Rabu, 22 Jul 2026 16:52 WIB

Satu Pendaki Dilaporkan Hilang di Gunung Arjuno, Begini Cerita Keluarga

  • Penulis : Moch Rois
  • | Selasa, 22 Mar 2022 17:56 WIB
Rumah keluarga Naam, pendaki asal Pasuruan yang dilaporkan hilang di Gunung Arjuno (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)
Rumah keluarga Naam, pendaki asal Pasuruan yang dilaporkan hilang di Gunung Arjuno (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)

Pasuruan - Naam Kurniawan, pendaki Gunung Arjuno via Pos Pendakian Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang, belum ditemukan.

Naam merupakan anak dari pasangan suami istri Suhaemi dan Rahmawati, warga Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Keduanya tampak gusar, begitu pula Arif, kakak kandung Naam.

Baca Juga: Viral Ricuh di Pintu Masuk Bromo, TNBTS Klaim Pemukulan Refleks Bela Diri

Mereka sekeluarga terus berharap agar Naam segera ditemukan dalam kondisi baik-baik saja.

"Mudah-mudahan hanya tersesat. Dia (Naam) sudah empat kali kalau tidak salah naik ke Gunung Arjuno. Saya yakin, dia sudah hafal medan di sana," jelas Arif, kakak Naam di rumahnya, Selasa (22/3/2022).

Arif mencerikan, kabar adiknya hilang ini ia ketahui pada Minggu (20/3/2022) malam. Saat itu ada Tim SAR yang datang ke rumahnya untuk menanyakan keberadaan Naam.

Baca juga: 

Setelah Arif dan orangtuanya mengatakan bahwa Naam masih belum pulang dari mendaki, Tim SAR kemudian menjelaskan secara runtut kabar hilangnya Naam. Cerita itu sontak membuat kedua orangtua Naam dan Arif syok.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Sabtu malam Ibu masih ketemu Naam. Kami tidak tahu kapan pastinya Naam berangkat ke puncak," terang dia.

Arif mengungkapkan jika saat ini keluarganya hanya bisa berdoa agar Tim SAR cepat menemukan adiknya. Selain itu, keluarganya tidak ingin berpikir macam-macam pada hal yang belum pasti.

"Kami sekeluarga terus berdoa dan optimis adik saya ditemukan dalam kondisi selamat. Kami juga mohon doa terbaiknya saja. Mudah-mudahan, adik kami baik-baik saja dan bisa segera ditemukan kembali," tandasnya.

Hilangnya Naam saat mendaki Gunung Arjuno itu dibeberkan Petugas Retribusi Pendakian di Pos Tambaksari, Pasuruan, Nur Yusuf Eko S. Menurutnya, Naam melakukan pendakian bersama empat temannya pada Sabtu (19/3/2022).

Baca Juga: Lagi, Mayat Pria Ditemukan di Bawah Jembatan Cangar

Lima pendaki itu dalam perjalanan turun usai mencapai puncak Gunung Arjuno. Setelah sampai di Puncak Ogal-agil, sekitar pukul 14.48 WIB, Minggu (20/3/2022), Lia Agustina satu dari kelima pendaki terjatuh dan kakinya terkilir hingga membuat kondisinya drop.

Akibat kondisi Lia tersebut, Naam berinisiatif turun mencari pertolongan ke basecamp Makutoromo. Setibanya di Makutoromo, Naam menghubungi petugas pos pendakian Tambaksari melalui pesan suara WhatsApp.

Namun saat petugas melakukan evakuasi di Puncak Ogal-agil hingga kembali ke pos penjagaan di Desa Tambaksari, Naam tidak ditemukan dan belum terkonfirmasi keberadaannya. Namun muncul dugaan korban salah jalur di blok arah turun dari Makutoromo.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.