Selasa, 23 Jun 2026 21:09 WIB

Kali Pertama Jawa Timur Berkolaborasi Business Forum dengan Provinsi Lain

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Jawa Timur mengawali agenda Business Forum di Kota Semarang. (Foto: Humas Pemprov Jatim)
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Jawa Timur mengawali agenda Business Forum di Kota Semarang. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

jatimnow.com - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Jawa Timur mengawali agenda Business Forum di Kota Semarang. Kegiatan ini berbeda dengan yang pernah digelar tahun lalu.

Kali ini, DPM PTSP Jawa Timur berkolaborasi dengan dua pemerintah provinsi lainnya, yakni Jawa Barat dan Jawa Tengah. Tujuan kegiatan tersebut adalah menyemarakkan iPro (Investment Project Ready to Offer).

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

Kolaborasi tiga provinsi akan memberi banyak informasi kepada investor. Mereka memiliki berbagai pilihan untuk berinvestasi di Indonesia.

"Ini juga dalam rangka mengejar target investasi yang diberikan Presiden RI Joko Widodo Rp1.200 triliun pada 2022," kata Kepala DPM PTSP Jawa Timur Aris Mukiyono dalam siaran pers, Kamis (17/3/2022).

Acara tersebut dihadiri Kepala DPM PTSP Jawa Tengah Ratna Kawuri, Direktur Wilayah IV BKPM RI Yos Harmen, Kepala DPM PTSP Jawa Barat Noneng Komara Ningsih, serta pengusaha dari ketiga provinsi tersebut.

Turut hadir secara online, perwakilan IIPC (Indonesia Investment Promotion Center) dari Sydney, Tokyo, Seoul, Taipei, dan Singapura, serta KBRI Bangkok, Thailand.

Aris menambahkan, selain Business Forum, kegiatan tersebut juga menggelar Matchmaking untuk mempertemukan pelaku usaha dari tiga provinsi tersebut. Mereka bergerak pada bidang agro, serta makanan dan minuman. "Mereka akan melakukan improvisasi,"’ katanya.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Pada September nanti, akan ada kegiatan semacam business forum di Thailand. Aris meminta perwakilan dari Kedutaan Besar Indonesia di Thailand tentang kegiatan tersebut. Potensi ekspor apa dan bagaimana untuk mencapaianya.

"Matchamaking lebih fokus dan efektif," ungkapnya.

Sama seperti pada Business Forum sebelumnya, ada pemateri yang diundang untuk menceritakan potensi masing-masing daerah. Pemateri kali ini adalah tiga kepala DPM PTSP dari masing-masing provinsi. Lalu, Yos Harmen, direktur wilayah IV BKPM RI. Informasi yang disampaikan secara umum tentang layanan perizinan, infrastruktur, serta gambaran PDRB masing-masing wilayah.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Misalnya, di Jawa Timur ada proyek strategis nasional yang memberi kontribusi besar pada pertumbuhan ekonomi. DPM PTSP Jawa Timur memanfaatkan kontribusi tersebut untuk peningkatan investasi tersebut.

"Tugas kami, investasi harus bisa berkembang," imbuh Aris Mukiyono.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.