Minggu, 26 Jul 2026 17:36 WIB

Tak Ada Drainase, 30 Persen Jalan di Tulungagung Rusak

Salah satu ruas jalan yang rusak di Tulungagung (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Salah satu ruas jalan yang rusak di Tulungagung (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

Tulungagung - 30 persen ruas jalan di Kabupaten Tulungagung mengalami kerusakan, akibat tidak adanya drainase. Tingkat kerusakan bervariasi, mulai ringan hingga berat.

Kerusakan rata-rata dikarenakan tidak adanya saluran air atau drainase di tepi jalan tersebut. Akibatnya, jalan tergenang air saat hujan dan membuat lapisannya mengelupas. Beberapa jalan juga berlubang sehingga membahayakan pengguna.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo mengatakan, dari hasil peninjauan di lapangan, salah satu faktor yang menyebabkan jalan rusak di wilayahnya adalah intensitas hujan tinggi serta banyaknya saluran irigasi jalan yang tidak berfungsi.

Katanya, lapisan aspal jalan juga tidak akan bertahan lama jika terlalu lama tergenang air.

"Aspal itu cepat rusak jika sering tergenang air. Maka dari itu harus ada pembenahan secara keseluruhan, baik irigasi dan perbaikan jalan itu sendiri," ujar Maryoto, Selasa (12/03/2022).

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

Maryoto berjanji akan secepatnya memperbaiki ruas jalan yang rusak. Dia menargetkan perbaikan jalan tersebut selesai sebelum Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Karena saat lebaran, akses jalan sangat dibutuhkan masyarakat.

"Kami akan segera lakukan perbaikan, karena juga mendekati lebaran yang di mana mobilitas masyarakat tinggi. Target kami sebelum lebaran jalan yang rusak sudah diperbaiki," tutur dia.

Sementara Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung, Robinson Pasaoran Nadeak mengaku sudah mengusulkan beberapa ruas jalan rusak untuk segera diperbaiki. Dari 1.024 kilometer jalan yang ada di Tulungagung, 30 persen mengalami kerusakan.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

Terdapat dua sumber anggaran untuk perbaikan jalan tersebut, yaitu dana alokasi khusus (DAK) dan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Tulungagung. Jika ditotal anggaran yang akan digunakan untuk perbaikan jalan mencapai Rp 100 miliar.

"Dari DAK itu sekitar Rp 35 miliar. Sedangkan dari APBD itu sekitar Rp 65 miliar," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.