Kamis, 11 Jun 2026 17:09 WIB

Evakuasi Bus yang Tertabrak Kereta Api di Tulungagung Berlangsung 12 Jam

Proses evakuasi bangkai Bus Harapan Jaya. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Proses evakuasi bangkai Bus Harapan Jaya. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

Tulungagung - Petugas Satlantas Polres Tulungagung akhirnya berhasil melakukan evakuasi bangkai Bus Harapan Jaya yang tertabrak Kereta Api Rapih Dhoho di Tulungagung. Proses evakuasi ini berlangsung hingga 12 jam.

Petugas mendatangkan alat berat untuk membantu evakuasi ini. Selain itu, tiga unit mobil derek juga dikerahkan selama proses evakuasi berlangsung.

Baca Juga: MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Kanit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung, Iptu Diyon Fitrianto menerangkan, terdapat sejumlah kendala selama proses evakuasi ini berlangsung. Yakni kondisi bus yang mengalami rusak parah terutama di bagian belakang sehingga sulit bergerak.

AKibat kecelakaan ini, mesin bus jatuh ke tanah dan membuat posisinya sulit dievakuasi. Beberapa bagian dari bus tersebut telah dipotong untuk mempermudah proses evakuasi. Namun bangkai bus ini hanya bisa bergeser beberapa meter saja.

"Selain itu medannya juga sempit, tadi sudah dicoba dengan mobil derek tidak juga berhasil," ujarnya, Minggu (27/2/2022).

Baca Juga: Kondisi Terkini Bus Harapan Jaya yang Tertabrak Kereta Api di Tulungagung

Baca Juga: Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

Petugas kemudian mendatangkan eskavator guna mempermudah evakuasi. Alat berat ini mengangkat bagian belakang bus dan mendorongnya ke depan. Mobil derek juga disiapkan untuk menarik bus disaat bersamaan sehingga kendaraan ini bisa dievakuasi.
Selanjutnya mobil tersebut dibawa ke gudang penyimpanan barang bukti, milik Satlantas Polres Tulungagung. "Jadi kita membutuhkan waktu hingga 12 jam untuk evakuasi, ada 3 mobil derek dan 1 alat berat eskavator yang dikerahkan selama proses evakuasi ini," tuturnya.

Sementara itu, Kasi Instalasi Humas RSUD Dr Iskak Tulungagung, Nurul Candra menerangkan total jumlah korban yang dibawa ke rumah sakit ini sebanyak 19 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 4 korban meninggal dunia, 4 korban menjalani perawatan di Red Zone dan 11 korban dirawat di Yellow Zone. Korban meninggal bertambah satu orang berasal dari ruang Red Zone sehingga total terdapat 5 korban meninggal.

"Korban meninggal ini terdiri dari tiga perempuan dan dua laki-laki," jelasnya.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Saat ini masih terdapat 3 korban menjalani perawatan di ruang Red Zone dan 10 korban di ruang Yellow Zone. Satu korban sudah diperbolehkan pulang setelah kondisinya berangsur membaik.

Rata-rata korban mengalami patah kaki dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit tersebut. "Ada satu korban yang sudah diperbolehkan pulang, rata-rata mengalami patah kaki karena benturan," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

BMKG sarankan warga untuk selalu membawa pelindung panas dan menjaga stamina tubuh karena suhu di Surabaya cenderung tinggi.