Minggu, 14 Jun 2026 06:53 WIB

KKS Dipegang BUMDes, Bansos Warga Kecamatan Sawoo Ponorogo Raib

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 13 Feb 2022 11:04 WIB
Beberapa bukti pengambilan dan KKS warga Sawoo. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Beberapa bukti pengambilan dan KKS warga Sawoo. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Puluhan warga Desa Tumpak Pelem, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo gelisah. Mereka mempertanyakan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) yang beberapa kali tidak cair. Padahal seharusnya bantuan sosial (Bansos) ini disalurkan rutin.

Puluhan warga itu menggelar pertemuan dengan pihak Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Pasalnya, saat ini ratusan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik warga tersebut dipegang oleh pihak BUMDes.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Terkuaknya kasus ini, setelah salah satu milik warga dicek, ternyata saldo ATM tersebut kosong. Seharusnya, warga menerima BPNT dan PKH secara rutin. Ini terlihat dari hasil print rekening koran.

"Dari awal pembagian Kartu KKS dipegang BUMDes. Saat pengambilan dilakukan di BUMDes," ujar salah satu warga Suyati (33), Minggu (13/2/2022).

Padahal, kata dia, KKS di tempat lain dipegang sendiri oleh penerima. Menurutnya, dia sempat curiga. Apalagi saat dirinya bersama beberapa warga lain meminta kartu ATM miliknya dan mengecek.

Hasilnya, di struk tertulis dia seharusnya menerima 8 kali bantuan namun hanya menerima 5 kali bantuan. "Lah 3 kali bantuan saya kemana coba," tanyanya.

Menurutnya, selama ini dia menerima PKH sebesar Rp200 ribu. Sedangkan BPNT berupa sembako berisi beras, telur, kacang hijau, kedelai.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Bersama Mbak Vinanda Salurkan Bansos Rp1,819 M di Kota Kediri

"Terakhir saya terima 2 paket pada Desember 2021. Tapi bulan sebelumnya yang kosong," tukas Suyati.

Menurutnya, dia sempat menanyakan kenapa Oktober 2021 tidak mendapat bantuan. Pihak BUMDes menjelaskan memang bantuan tidak cair.

Dia cukup kaget, jika tidak mengecek KKS-nya tentu permasalahan ini tidak akan ketahuan. Dia berharap, bantuan yang semestinya dia terima harus disalurkan semestinya.

"Ya sudah saya pasrah saja, ternyata Februari 2022 dicek, Oktober itu sudah cair, tapi nggak sampai ke saya," beberapa.

Baca Juga: Warga Probolinggo Kini Bisa Ajukan Koreksi Data Bansos Lewat HP

Saat dipertanyakan ke pihak BUMDes di rumah salah satu warga, pihak BumDes bakal menyelesaikan permasalahan ini, Senin (14/2/2022).

Warga sempat curiga, kemana bantuan mereka selama ini. Jika tidak dipertanyakan warga, apakah bantuan tidak disalurkan.

"Lihat Senin besok, semoga beneran diganti. Kalau tidak, ya gimana. Saya kan juga butuh bantuan," pungkas Suyati.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.