Kamis, 11 Jun 2026 22:32 WIB

Viral Warga Tangkap Lele di Kubangan Jalan Jombang

Tangkapan layar video warga menangkap ikan lele di kubangan jalan rusak.
Tangkapan layar video warga menangkap ikan lele di kubangan jalan rusak.

Jombang - Aktivitas warga menangkap ikan lele di kubangan jalan yang rusak, disebut di Dusun Tapen Lor, Desa Tapen, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, viral di media sosial.

Video diunggah oleh akun Hxxxxx Oxxxxx di Facebook. Postingan itu sudah dibanjiri 289 komentar, 43 kali dibagikan dan 742 suka sejak 12 jam diunggah.

Baca Juga: Harga BBM Naik, Perbaikan Infrastruktur Triwulan Kedua di Tulungagung Terancam

"Memanfaatkan empang yang ada. Jln tapen kabuh, tangkap lele,” keterangan pada video, seperti dilihat jatimnow.com, Minggu (6/2/2022).

Diduga aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes warga karena jalan tersebut tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah daerah.

Kepala Desa Tapen, Bahrul Ulum mengatakan, aksi itu bukanlah bentuk protes yang dilakukan warga. Meski demikian, ia membenarkan aksi mencari ikan lele di kubangan air yang ada di jalan.

"Lepas lele hari ini, memang masih ada lubang di sana," jelas Bahrul ketika dihubungi.

Ia menambahkan, di jalan tersebut sudah dilakukan pengurukan pada akhir 2021. Tetapi jalan kembali berlubang. Bahrul mengaku, tidak kurang dari 300 meter jalan kabupaten di desa yang ia pimpin masih rusak berat dan bergelombang.

"Lubangnya pindah tempat. Sebenarnya bisa dilintasi, cuma karena musim hujan, air tidak bisa ke gorong-gorong sebelah, jadi ada genangan, kayak kolam begitu," terangnya.

Baca Juga: Doktor ITS Rakit AI Pendeteksi Lubang Jalan, Solusi Tekan Angka Kecelakaan

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Jombang, Bayu Pancoroadi mengakui jalan Kabuh-Tapen memang mengalami kerusakan.

"Jadi itu ruas Kabuh-Tapen yang kita uruk dengan LPA itu," jelasnya.

Menurut Bayu, tidak adanya drainase jadi permasalahan kerusakan jalan di lokasi, sehingga air hujan tetap ada di jalan sehingga membuat urukan rusak.

"Rencananya besok paling tidak kita kuras dulu airnya, baru diuruk lagi pakai LPA, atau bisa juga ditutup lapen nanti," jelasnya.

Baca Juga: 55 Ruas Jalan Lamongan Sepanjang 35 Km Masuk Prioritas Perbaikan

Selanjutnya, terkait kerusakan jalan akan dikoordinasikan dengan BBP2JN di Kementerian PUPR karena butuh dana besar untuk perbaikan dan Pemkab Jombang merasa kesulitan jika menangani sendiri.

"Kebutuhan di sana paling tidak Rp30 M untuk perbaikan, karena harus di-rigid, kalau cuma aspal tidak akan tahan lama soalnya. Rencananya Senin kita coba komunikasi BBP2JN, apakah surat kita sudah ditindaklanjuti apa belum," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.