Sabtu, 06 Jun 2026 15:46 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual Oknum Mahasiswa Surabaya Viral di Medsos

Ilustrasi
Ilustrasi

Surabaya - Dugaan kekerasan seksual kembali terjadi. Kali ini dilakukan mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) Surabaya. Kasus tersebut diunggah salah satu akun media sosial Instagram pada Sabtu (1/1/2022).

Dari pantauan jatimnow.com, Selasa (18/1/2022), unggahan tersebut mendapatkan 1.338 tanggapan. Pada unggahan tersebut memaparkan pemerkosaan itu dilakukan oleh oknum aktivis gerakan kampus dan demisioner BEM salah satu fakultas di universitas tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kronologinya pada 3,5 bulan yang Ialu, korban dikenalkan dengan pelaku (MKA atau OCD) oleh teman korban. Kemudian korban dengan MKA mulai chatting.

Tiga hari kenal, MKA (OCD) meminta korban untuk menemani rapat. Namun MKA (OCD) meminta korban untuk menjemput dengan dalih MKA (OCD) tidak ada motor. Saat perjalanan korban merasa aneh karena jalan yang dilewati sepi, seperti bukan jalan menuju ke lokasi rapat.

"Lalu di tengah perjalanan, MKA (0CD) berhenti ke sebuah toko untuk membeli minuman keras. Setelah itu lanjut perjalanan dan sampailah ke kos pelaku. Korban bingung kenapa justru berhenti di kos. Korban dibohongi," ujar akun anonim tersebut.

"Sekitar jam 22.00 setelah MKA minum miras. Ia meminta korban melakukan persetubuhan. Korban dalam keadaan sadar dan tidak minum miras. Pada waktu itu, korban sedang haid," imbuhnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

MKA (OCD) tidak peduli akan hal itu dan korban dipaksa untuk mencuci alat kelamin, untuk berujung pada tindak persetubuhan. Korban tetap menolak.

"Pelaku terus memaksa untuk bersetubuh. Karena terdesak dan terjadi relasi kuasa yang timpang, korban membersihkan darah haidnya dan terjadilah pemerkosaan," paparnya.

"Saat perkosaan terjadi, MKA mengatakan ke korban "kamu yang kuat ya kalo sama aku. soalnya aku hypersex”," imbuhnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Timbul pemerkosaan karena korban tidak sepakat/consent untuk disetubuhi.

"Nb: mereka tidak dalam hubungan pacaran," tandasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.