Senin, 08 Jun 2026 04:40 WIB

Gali Tanah, Pekerja Proyek JIIPE Temukan Mortir

Lokasi penemuan mortir di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE). (Foto: Polsek Manyar/jatimnow.com)
Lokasi penemuan mortir di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE). (Foto: Polsek Manyar/jatimnow.com)

Gresik - Pekerja proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, menemukan bahan peledak jenis mortir sepanjang 25 sentimeter, Rabu (29/12/2021).

Penemuan mortir berawal saat pekerja melakukan proses penggalian pengencangan tanah atau stone kolom untuk conveyor. Begitu melihat ada benda menyerupai tabung, pekerja lalu menghentikan penggalian.

Baca Juga: Danrem 084/Bhaskara Jaya Tinjau JIIPE Gresik, Perkuat Sinergi Investasi di Jatim

Begitu didekati ternyata benda tersebut adalah mortir. Menyadari temuannya adalah bahan peledak, pekerja kemudian melapor ke Polsek Manyar.

Kapolsek Manyar, AKP Windu Priyo Prayitno membenarkan penemuan mortir tersebut. Mortir sempat menyangkut di alat pekerja saat melakukan penggalian.

"Penemuannya di area proyek pada kedalaman tanah satu meter," kata Kapolsek Manyar, AKP Windu Priyo Prayitno.

Begitu mendapat laporan, anggota Polsek Manyar langsung menuju lokasi untuk melakukan sterilisasi lokasi dari aktivitas kerja dengan memasang garis polisi. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga: Perkuat Pengamanan Obvitnas, JIIPE Serahkan Fasilitas Kantor Kepolisian Modern

"Kami juga segera berkoordinasi dengan tim Jihandak (Penjinak Bahan Peledak) Brimob Tandes untuk mengidentifikasi barang tersebut," jelas perwira dengan tiga balok di pundak itu.

Windu mengungkap, kondisi mortir tersebut sudah berkarat dan diduga penginggalan zaman penjajahan. Pihaknya kemudian mengambil langkah cepat berkoodinasi dengan pihak pelabuhan guna mencari lokasi yang aman untuk peledakan.

"Karena kondisinya sudah berkarat, khawatir bisa meledak sewaktu-waktu," ucapnya.

Baca Juga: Pabrik Melamin Rendah Emisi di Kawasan JIIPE Gresik Perkuat Industri Kimia Nasional

Windu mengimbau agar masyarakat termasuk para pekerja KEK JIIPE agar segera melapor jika menemukan benda mencurigakan.

“Para pekerja harus waspada. Kalau ada yang mencurigakan langsung lapor,” tegasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.