Minggu, 07 Jun 2026 03:32 WIB

Kebaikan Rumini yang Bikin Keluarga dan Tetangganya Kehilangan

Rumini semasa hidup (Foto: Imam Syafii for jatimnow.com)
Rumini semasa hidup (Foto: Imam Syafii for jatimnow.com)

Lumajang - Kebaikan Rumini (28), korban meninggal akibat erupsi Gunung Semeru, membuat keluarga dan tetangganya kehilangan. Ibu satu anak itu adalah warga Dusun Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.

Suami Rumini, Imam Syafii menyebut bahwa istrinya adalah sosok yang pendiam, ramah dan baik kepada keluarga maupun tetangganya.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Baca juga:  Cerita Pengabdian Rumini Pada Ibunya Semasa Hidup

"Keseharian itu pendiam orangnya. Nggak pernah ada masalah sama tetangga. Sekarang tetangga-tetangga banyak yang merasa kehilangan," ungkap Imam saat ditemui jatimnow.com di rumah orangtuanya Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Rabu (8/12/2021).

Selain itu, lanjut Imam, Rumini adalah orang yang suka membantu.

"Sering membantu. Orang tidak neko-neko, tidak banyak permintaan. Pokoknya hidup bersama bahagia sudah cukup. Nerima apa adanya," tambah ayah dari Zaki Pratama (4) tersebut.

Menurut Imam, sehari-hari sebelum meninggal, istrinya menjadi ibu rumah tangga yang patuh dan rajin. Selain melayani kebutuhan suami, Rumini juga merawat Salamah (71), ibunya dan Zaki, anaknya.

Baca Juga: Terperosok Jurang 375 Meter, Pendaki Semeru Dievakuasi dengan Slope Rescue

"Pekerjaannya ibu rumah tangga. Mau kerja tidak boleh sama saya. Soalnya harus rawat anak dan ibunya," ucap dia.

Sejak dua tahun lalu, Rumini lah yang merawat ibunya yang tidak bisa jalan. Mulai dari memandikan hingga memakaikan pakaian.

"Ibu mertua tidak bisa jalan sejak dua tahun lalu, setelah jatuh di depan rumah," tuturnya.

"Setiap hari istri saya yang merawat. Mulai dari memandikan hingga memakaikan pakaian. Memasak, cuci baju dan lain-lain. Saya yang mencari nafkah," sambung Imam.

Baca Juga: Dua Pendaki Ilegal Semeru Berhasil Dievakuasi, Satu Masih Terjebak di Jurang

Pengabdian Rumini terhadap ibunya itu menjadi perbincangan hangat masyarakat di tengah bencana erupsi Gunung Semeru pada Sabtu (3/12/2021) sore.

Bahkan saat Rumini dan ibunya ditemukan meninggal, Rumini dalam posisi memeluk ibunya. Jenazah keduanya ditemukan terkubur abu vulkanik di dalam dapur rumah mereka pada Minggu (4/12/2021).

Masih kata Imam, istrinya adalah anak terakhir dari empat bersaudara. Keluarga besar Rumini banyak tinggal di dusun itu di rumah yang berbeda.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.