Senin, 27 Jul 2026 19:36 WIB

Cara Mencegah dan Mengatasi Bayi Tersedak

Ilustrasi. (Foto: Pixbay.com)
Ilustrasi. (Foto: Pixbay.com)

jatimnow.com - Menghadapi situasi bayi dan anak-anak yang tersedak menjadi kekhawatiran utama bagi orang tua di Inggris. Itu terungkap dalam survei yang digagas perusahaan pelatihan pertolongan pertama spesialis anak-anak terbesar di negara tersebut, Mini First Aid.

Lebih dari 60 persen orang tua menyatakan bahwa tersedak adalah ketakutan terbesar mereka, terutama saat akan melalui proses penyapihan. Menanggapi itu, Mini First Aid telah membagikan informasi tentang cara mencegah tersedak pada bayi.

Baca Juga: Pakar Ingatkan Penderita Diabetes Rentan Kena Serangan Jantung Tanpa Gejala

Pencegahan pertama berkaitan dengan ukuran makanan yang diberikan kepada bayi dan anak-anak. Agar buah hati tetap aman, orang tua dan pengasuh perlu memastikan makanan yang disantap dapat diremas di antara ibu jari dan telunjuk bayi.

Makanan setidaknya harus berukuran kira-kira kepalan bayi atau sebesar keripik. Artinya, tidak ada pemberian apel atau wortel mentah. Ini untuk memungkinkan bayi memegang makanan dengan aman dan mengonsumsi apa yang sesuai tubuhnya.

Hindari potongan makanan berbentuk bulat dan dadu, misalnya anggur utuh atau keju. Meski begitu, perlu diingat juga bahwa tersedak adalah bagian normal dan alami selama proses penyapihan, selama orang tua bisa mengatasinya dengan baik.

Begitulah cara tubuh bayi melindungi dirinya sendiri secara natural. Jika bayi tersedak, mereka cenderung mengeluarkan suara keras dengan suara batuk dan mendeguk. Sedangkan jika anak yang tersedak, mereka mungkin diam atau mengeluarkan suara bernada tinggi.

Baca Juga: HCML dan PMI Gelar Donor Darah, 71 Kantong Darah Terkumpul

Jika yang tersedak adalah bayi usia nol bulan sampai satu tahun, lakukan lima kali tamparan punggung dan lima dorongan dada dengan gerakan menusuk. Periksa apakah ada yang keluar, jika tidak, segera hubungi rumah sakit atau tenaga medis.

Untuk anak usia lebih dari satu tahun, orang tua dianjurkan mendorong anak untuk batuk. Lakukan lima tamparan di antara tulang belikat lalu periksa mulut apakah ada yang keluar. Cara lain, lakukan hingga lima kali dorongan perut.

Pada metode ini, kepalkan tangan di antara perut dan tulang dada. Selain itu, lakukan lima tamparan punggung dan lima dorongan perut. Setelah itu, orang tua disarankan segera membawa anak atau bayi ke rumah sakit, dikutip dari laman Baby Magazine, Selasa (7/12).

Baca Juga: Yayasan Amway Peduli dan UC Surabaya Gelar Edukasi Kesehatan Anak Muda

Baca Artikle Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

 

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.