Selasa, 09 Jun 2026 07:26 WIB

Cara Mencegah dan Mengatasi Bayi Tersedak

Ilustrasi. (Foto: Pixbay.com)
Ilustrasi. (Foto: Pixbay.com)

jatimnow.com - Menghadapi situasi bayi dan anak-anak yang tersedak menjadi kekhawatiran utama bagi orang tua di Inggris. Itu terungkap dalam survei yang digagas perusahaan pelatihan pertolongan pertama spesialis anak-anak terbesar di negara tersebut, Mini First Aid.

Lebih dari 60 persen orang tua menyatakan bahwa tersedak adalah ketakutan terbesar mereka, terutama saat akan melalui proses penyapihan. Menanggapi itu, Mini First Aid telah membagikan informasi tentang cara mencegah tersedak pada bayi.

Baca Juga: Yayasan Amway Peduli dan UC Surabaya Gelar Edukasi Kesehatan Anak Muda

Pencegahan pertama berkaitan dengan ukuran makanan yang diberikan kepada bayi dan anak-anak. Agar buah hati tetap aman, orang tua dan pengasuh perlu memastikan makanan yang disantap dapat diremas di antara ibu jari dan telunjuk bayi.

Makanan setidaknya harus berukuran kira-kira kepalan bayi atau sebesar keripik. Artinya, tidak ada pemberian apel atau wortel mentah. Ini untuk memungkinkan bayi memegang makanan dengan aman dan mengonsumsi apa yang sesuai tubuhnya.

Hindari potongan makanan berbentuk bulat dan dadu, misalnya anggur utuh atau keju. Meski begitu, perlu diingat juga bahwa tersedak adalah bagian normal dan alami selama proses penyapihan, selama orang tua bisa mengatasinya dengan baik.

Begitulah cara tubuh bayi melindungi dirinya sendiri secara natural. Jika bayi tersedak, mereka cenderung mengeluarkan suara keras dengan suara batuk dan mendeguk. Sedangkan jika anak yang tersedak, mereka mungkin diam atau mengeluarkan suara bernada tinggi.

Baca Juga: Ancam Ginjal hingga Paru-Paru, Pakar Ungkap Cara Cegah Hantavirus

Jika yang tersedak adalah bayi usia nol bulan sampai satu tahun, lakukan lima kali tamparan punggung dan lima dorongan dada dengan gerakan menusuk. Periksa apakah ada yang keluar, jika tidak, segera hubungi rumah sakit atau tenaga medis.

Untuk anak usia lebih dari satu tahun, orang tua dianjurkan mendorong anak untuk batuk. Lakukan lima tamparan di antara tulang belikat lalu periksa mulut apakah ada yang keluar. Cara lain, lakukan hingga lima kali dorongan perut.

Pada metode ini, kepalkan tangan di antara perut dan tulang dada. Selain itu, lakukan lima tamparan punggung dan lima dorongan perut. Setelah itu, orang tua disarankan segera membawa anak atau bayi ke rumah sakit, dikutip dari laman Baby Magazine, Selasa (7/12).

Baca Juga: 6 Cara Mengatur Keuangan bagi Karyawan agar Tetap Stabil

Baca Artikle Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

 

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.