Senin, 08 Jun 2026 22:49 WIB

NasDem Diminta Jadi Partai Modern dan Manfaatkan Fasilitas Digital

DPD Partai NasDem Surabaya menggelar pendidikan politik di Hotel Wyndham. (Foto: Niam Kurniawan/jatimnow.com)
DPD Partai NasDem Surabaya menggelar pendidikan politik di Hotel Wyndham. (Foto: Niam Kurniawan/jatimnow.com)

Surabaya - Partai NasDem menargetkan penambahan kursi legislatif melalui pendidikan partai. Untuk kesuksesan itu, pengamat politik asal Universitas Trunojoyo, Madura, Surokim Abdussalam meminta kepada Partai NasDem untuk menjadi partai yang modern.

Ciri partai modern, kata Surokim harus melakukan pola-pola kerja politik yang terdigitalisasi dengan masif dan konsisten. Salah satunya dalam bentuk edukasi kepada masyarakat umum.

Baca Juga: Jejak Literasi ke Aksi, Refleksi Kepemimpinan Perempuan Dini Rahmania

"Jadi kalau melihat ceruknya NasDem yang banyak diisi oleh kaum perempuan, lalu milenial, dan urban, maka saya kira ini relevan, mendorong Partai NasDem menjadi partai yang digital,” ujar Surokim saat mengisi kegiatan pendidikan politik yang digelar DPD NasDem Surabaya, Minggu (5/12/2021).

Menurutnya, semua partai termasuk NasDem Surabaya harus bersiap di tengah era disrupsi di tengah persaingan partai yang sangat ketat.

"Triple disruption ini juga akan dihadapi oleh partai politik. Jadi bagaimana supaya dapat mengatasi gejolak digitalisasi. Menurut saya sangat penting bagi Partai NasDem untuk menyiasati, karena kompetisinya relatif sangat ketat,” jelasnya.

Baca Juga: NasDem Surabaya Perkuat Soliditas Kader Lewat Pendidikan Politik

Sedangkan Ketua DPD NasDem Surabaya Robert Simangunsong mengatakan dalam Pemilu 2024 mendatang pihaknya menargetkan perolehan kursi NasDem bisa bertambah.

"Target kita dua kursi setiap dapil. Sampai saat ini Surabaya masih 5 dapil. Jadi kita targetkan 10 kursi. Bila kemudian ada pemekaran dapil kita akan menyesuaikan,” ujar Robert,

Untuk kemenangan itu, akan ada beragam strategi diterapkan. Salah satunya menguatkan pondasi struktur partai disetiap kelurahan. Ia menargetkan memiliki 8.470 kader d seluruh Surabaya, di setiap kelurahan ditargetkan memiliki 55 kader.

Baca Juga: Aksi Nyata NasDem Surabaya pada Korban Kebakaran di Sukomanunggal

Selain itu, DPD NasDem Surabaya juga akan menerjunkan 2 kader di setiap tempat pemungutan suara (TPS). Diperkirakan ada 1.000 TPS. Sehingga sebanyak 20.000 kader partai akan disebar.

"Selain itu, setiap wakil ketua di DPD juga harus memiliki jejaring di sosial media yang diikuti oleh minimal 200 orang. Dan saat ini kita punya 19 wakil ketua, belum termasuk wakil ketua sekretaris dan bendahara di tiap-tiap bidang. Kalau dihitung totalnya 50 orang, tinggal dikalikan saja berarti ada 10 ribu nantinya,” terang Robert.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.