Kamis, 11 Jun 2026 10:56 WIB

Ini Ciri-ciri Batuk yang Menjadi Tanda Gagal Jantung

Batuk jenis tertentu bisa jadi tanda gagal jantung (ilustrasi)/ Foto Pixabay via Republika
Batuk jenis tertentu bisa jadi tanda gagal jantung (ilustrasi)/ Foto Pixabay via Republika

jatimnow.com - Serangan jantung dapat menyebabkan kerusakan besar pada kesehatan. Namun, mungkin Anda tidak menyadari bahaya dari risiko gagal jantung kongestif.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS), saat ini sekitar 6,2 juta orang AS hidup dengan kondisi itu.

Baca Juga: Yayasan Amway Peduli dan UC Surabaya Gelar Edukasi Kesehatan Anak Muda

Meskipun gagal jantung tidak berarti jantung telah berhenti, tetapi kondisi itu masih bisa menjadi penyakit yang sangat serius, bahkan mengancam jiwa.

Itulah mengapa sangat penting mengenali tanda-tanda gagal jantung kongestif, terutama yang dapat dengan mudah disalah artikan sebagai tanda lain.

Batuk adalah hal yang normal jika ada zat yang mengiritasi. Namun, menurut American Heart Association (AHA), penyebab yang mendasari batuk lama dengan lendir putih atau merah muda, sebenarnya bisa menjadi tanda gagal jantung.

Ini dikenal sebagai "batuk jantung" dan juga dapat memicu sesak napas atau mengi.

Para ahli menjelaskan, kondisi ini terjadi ketika jantung menjadi kurang efisien sehingga darah dapat kembali ke vena pulmonalis (pembuluh yang membawa darah dari paru-paru ke jantung) memungkinkan cairan bocor ke paru-paru.

Paling umum, batuk yang tidak berhenti adalah akibat dari asma atau penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

Namun, para ahli mengatakan jika batuk berlanjut setelah perawatan penyakit paru-paru, maka Anda harus dievaluasi untuk gagal jantung.

"Seiring waktu, ketika gejala mereka tidak membaik dengan pengobatan (masalah pernapasan) yang tepat, gagal jantung muncul sebagai diagnosis,” kata spesialis gagal jantung Miriam Jacob di situs Cleveland Clinic dilansir di Best Life, Kamis (21/10/2021).

Baca Juga: Sering Ngorok? Pramita Surabaya Siapkan Tes Sleep Apnea

Tanda-tanda gagal jantung dapat ambigu karena sering dikaitkan dengan sejumlah penyakit lain juga.

Menurut American Heart Association (AHA), seseorang bisa minta evaluasi dari profesional kesehatan tentang kemungkinan gagal jantung jika menunjukkan lebih dari satu tanda berikut, sesak napas, mengi, pembengkakan atau retensi cairan, kelelahan, kehilangan nafsu makan, mual, kebingungan, dan peningkatan denyut jantung.

Mencoba mengobati "batuk jantung" di rumah dengan obat yang dijual bebas bisa sangat berbahaya bagi mereka yang menderita gagal jantung.

Pensiunan ahli jantung, Richard N Fogoros, menjelaskan bahan aktif di dalam beberapa obat itu, misalnya pseudoefedrin (sudafed) dan triprolidine-pseudoephedrine (actifed) dapat meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan retensi cairan.

“Keduanya efek samping yang dapat memperburuk gagal jantung,” ujar Fogoros.

Baca Juga: Pramita Surabaya Kembangkan Pusat Rehabilitasi Jantung Modern

Sebagai gantinya, lanjutkan minum obat jantung apa pun yang telah diresepkan untuk Anda, dan hubungi dokter untuk evaluasi segera.

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.