Selasa, 28 Jul 2026 20:53 WIB

Koperasi Indonesia Didorong Lakukan Digitalisasi

jatimnow.com - Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke II di Jawa Timur. Dalam raker tersebut ada beberapa pembaharuan yang akan dibahas.

Ketua Umum Dekopin, Sri Untari Bisowarno mengatakan salah satu yang akan menjadi pokok pembahasan adalah upaya mendorong sistem digitalisasi terhadap koperasi agar mengikuti perkembangan zaman.

Baca Juga: Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

"Kami punya pekerjaan rumah untuk mengembangkan Koperasi Indonesia, salah satunya mendorong digitalisasi," ujar Untari, Rabu (6/10) malam.

Selain itu, dalam Rakernas Dekopin juga akan menyusun rumusan kebijakan terkait kepentingan pengembangan koperasi di Indonesia hingga tahun 2024.

"Perwakilan Dekopin dari 29 provinsi sudah hadir di sini untuk menyusun rumusan kebijakan, salah satunya mendorong digitalisasi Koperasi Indonesia," imbuhnya.

Baca Juga: Telkom Dorong Transformasi Digital Pendidikan Melalui Program Pijar Sekolah

Menurutnya, memang waktunya meregenerasi koperasi menggunakan sistem yang lebih modern di era digitalisasi seperti ini. Untari menjelaskan, saat ini baru Jawa Timur dan DKI Jakarta yang menggagas sistem ini.

"Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkopas) di Jawa Timur sudah ada kesepakatan kerja melalui 'memorandum of understanding' (MoU) terkait pengembangan perangkat digital dengan Netmiko," katanya.

Bahkan di DKI Jakarta Inkopas mereka sudah lebih modern karena telah terhubung dengan 'marketplace' sehingga lebih luas dijangkau oleh masyarakat umum

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kemenkop Perkuat Jaminan Sosial Ekosistem Koperasi

"Inkopas itu sudah menyatu dengan seluruh Dekopin se-Indonesia. Kami sudah masuk ke pengembangan digital dan telah memberikan kesempatan kepada tiap wilayah untuk mengembangkan itu semua. Alhamdulillah responsnya sangat baik," ujarnya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya mengatakan Dekopin memang perlu memiliki lembaga sertifikasi profesi (LSP) untuk meningkatkan kinerja sumber daya manusia.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.