Kamis, 11 Jun 2026 11:37 WIB

Untag Surabaya Langsungkan PTM Terbatas Hari Pertama

Rektor Untag Surabaya, Prof Dr Mulyanto Nugroho saat meninjau pelaksanaan PTM terbatas hari pertama.
Rektor Untag Surabaya, Prof Dr Mulyanto Nugroho saat meninjau pelaksanaan PTM terbatas hari pertama.

jatimnow.com - Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mulai menerapkan Perkuliahan Tatap Muka (PTM) terbatas.

PTM diberlakukan atas pertimbangan menurunnya status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Surabaya serta keputusan DIKTI yang mengizinkan Untag menyelenggarakan PTM terbatas secara terbatas.

Baca Juga: Untag Surabaya Paparkan Strategi Internasionalisasi Kampus Swasta di Forum Pendidikan Global Tiongkok

Mahasiswa Program Studi Internasional menjadi angkatan pertama yang kembali berkuliah di kampus sejak Senin (27/9/2021).

“Minggu ini kita meluringkan kelas bilingual, ada 4 prodi yakni Teknik Industri, Teknik Sipil, Teknik Informatika dan Manajemen dengan jumlah 76 kelas,” tutur Rektor Untag Surabaya, Prof Dr Mulyanto Nugroho saat meninjau pelaksanaan PTM terbatas hari pertama.

Pada pelaksanaannya, baik mahasiswa maupun dosen menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Mulai dari mencuci tangan sebelum masuk kelas, menjaga jarak dan menggunakan masker.

"Kapasitas ruangan juga menjadi pertimbangan dalam pelaksanaan PTM terbatas ini. Mahasiswa baru angkatan 2020 dan 2021 dijadwalkan menyusul berkuliah secara tatap muka pada awal November nanti," urai Guru Besar Bidang Ilmu Akuntansi itu.

Baca Juga: Mahasiswa Jatim Kampanyekan Kali Tebu Bebas Sampah Popok

Terdapat prasyarat bagi mahasiswa yang turut dalam kelas PTM, di antaranya sudah vaksin dan mendapat izin dari orangtua. Selanjutnya menyusul PTM untuk perkuliahan praktikum dan laboratorium.

“Untuk semua mahasiswa dengan jadwal praktikum bisa kuliah luring di kampus, utamanya mahasiswa semester 5 dan semester 7,” papar Prof Nugroho.

Hal tersebut, lanjutnya, berkaitan dengan kegiatan-kegiatan praktik atau experiental learning mahasiswa.

Baca Juga: Ketika Riset Menjadi Administrasi, Negara Kehilangan Senjata

"Dengan berlangsungnya PTM terbatas ini, kami berharap bisa menambah semangat mahasiswa, meningkatkan kolaborasi antar mahasiswa dan meningkatkan kualitas pembelajaran," ungkapnya.

"Sebab COVID-19 akan tetap ada, namun bagaimana cara kita bisa berdampingan dengan ditekan melalui vaksinasi dan prokes yang baik," imbuhnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.