Minggu, 14 Jun 2026 08:56 WIB

Ustaz di Tangerang Ditembak hingga Meninggal, Polisi Pelototi CCTV

Ilustrasi penembakan
Ilustrasi penembakan

jatimnow.com - Kepolisian mendalami kasus penembakan seorang ahli pengobatan alternatif yang juga seorang ustaz bernama Alex di kawasan Pinang, Kota Tangerang, Banten.

Korban meninggal usai tubuhnya terkena tembakan dalam insiden yang terjadi pada Sabtu (18/9) malam.

Baca Juga: Kalahkan Banten 3-2, Futsal Jatim Melaju ke Final PON XXI Aceh-Sumut 2024

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, pihaknya telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Dia menjelaskan, kronologi singkat ihwal insiden yang memakan korban jiwa itu.

"Sabtu, 18 September sekitar 18.30 WIB, berdasarkan keterangan saksi mendengar adanya bunyi letusan senjata. Kemudian melihat ada korban yang tergeletak dengan kondisi tertembak di daerah Kunciran, Kecamatan Pinang, Tangerang," ujar Yusri dalam keterangannya, Minggu (19/9/2021).

Usai tertembak, korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nahas, nyawanya tidak tertolong.

"Korban dibawa ke Rumah Sakit Mulya. Yang bersangkutan meninggal dunia dengan luka tembak," tuturnya.

Yusri mengatakan, saat ini, kepolisian tengah menunggu hasil autopsi korban. Dia memastikan, pihaknya akan terus mendalami dan menyelidiki kasus tersebut.

"Sekarang Polres Tangerang Kota dibantu oleh Polda Metro Jaya sedang menyelidiki. Kami sudah mendatangi TKP dan olah TKP bersama Labfor. Kami juga telah minta keterangan saksi-saksi. Kami lagi menunggu hasil autopsi dari rumah sakit, kemudian hasil lab proyektil karena memang di TKP ditemukan proyektil, kami tunggu hasil dari Labfor," ucapnya.

Baca Juga: 3 Tersangka Penembakan Misterius di Surabaya Diamankan Polda Jatim

Pihaknya juga menganalisis alat bukti kamera tersembunyi atau CCTV yang ada di area TKP.

"Kami juga analisis CCTV di sekitar TKP, penembakan terjadi saat keadaan sudah mulai gelap, jam 18.30 WIB," kata dia.

Sementara itu, terkait dengan identitas korban, berdasarkan informasi yang diperoleh, Yusri menyebut, korban merupakan seorang tokoh agama di lingkungan sekitar.

"Memang dia adalah Ketua Majelis Taklim di kompleksnya, tapi dia juga bekerja 20 tahun sebagai ahli pengobatan alternatif," ungkapnya.

Baca Juga: Polda Jatim Bentuk Tim Khusus Buru Penembak Misterius di Surabaya

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.

Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Para tersangka biasa menjalankan operasinya di sekitaran Gresik dan Lamongan.