Senin, 27 Jul 2026 15:31 WIB

Kisah Joko, Manusia Silver asal Muncar, Banyuwangi

Joko (kanan), saat menjadi manusia silver
Joko (kanan), saat menjadi manusia silver

jatimnow.com - Seorang pria bernama Joko (23) bersama rekan-rekannya mencari nafkah dengan menjadi manusia silver di wilayah Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi.

Setiap pagi tiba, Joko kerap nangkring di Pasar Jajag. Dia juga sering berkeliling ke kampung-kampung untuk mengais rezeki di tengah Pandemi Covid-19.

Baca Juga: Inspiratif! Santri Jalanan Ini Raih Gelar Doktor dari Untag Surabaya

Pria asal Desa Tembok Rejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi itu tepaksa melumuri badannya dengan cat warna silver, demi memenuhi kebutuhan keluarganya.

Joko bercerita, menjadi manusia silver tidak mudah baginya. Sebab caranya itu tidak mendapat restu dari keluarga. Padahal cara itu ia lakukan untuk mencukupi kebutuhan istri dan seorang anaknya yang kini hidup di tempat kos.

"Saya melakukan ini demi keluarga. Tapi istri menolak saya menjadi manusia silver. Kamu kerja yang lain saja, jangan menjadi manusia silver, aku mohon. Begitu kata istriku," tutur Joko, Jumat (17/9/2021).

Joko saat menjadi manusia silverJoko saat menjadi manusia silver

Meski tak direstui sang istri, Joko tetap melanjutkan pekerjaannya itu. Sebab pendapatan menjadi manusia silver lebih menjanjikan ketimbang pekerjaan yang sebelumnya.

Baca Juga: Tari Jaripah Banyuwangi Sambut Hangat Peserta Media Gathering Pertamina 2026

"Sejak istriku nggak setuju, kita sering cek cok hingga istriku meninggalkan aku mas. Kini aku hidup sendiri," ungkapnya.

"Sekarang setiap hari saya tidur di Terminal Jajaq. Sebab jika saya pulang saya selalu ditanya ibu, ke mana istrimu," sambung Joko.

Joko menjadi manusia silver sejak bulan lalu. Penghasilannya dalam satu hari mencapai Rp 150 ribu hanya dengan memperagakan gaya kejang.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Menjadi manusia silver butuh modal awal Rp 175 ribu. Itu untuk membeli serbuk oker," jelas dia.

Sebelum menjadi manusia silver, Joko mengaku bekerja sebagai buruh tani hingga mengamen.

"Dari semua pekerjaan itu, saya lebih nyaman menjadi manusia silver," aku Joko.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.