Rabu, 10 Jun 2026 14:19 WIB

Kisah Joko, Manusia Silver asal Muncar, Banyuwangi

Joko (kanan), saat menjadi manusia silver
Joko (kanan), saat menjadi manusia silver

jatimnow.com - Seorang pria bernama Joko (23) bersama rekan-rekannya mencari nafkah dengan menjadi manusia silver di wilayah Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi.

Setiap pagi tiba, Joko kerap nangkring di Pasar Jajag. Dia juga sering berkeliling ke kampung-kampung untuk mengais rezeki di tengah Pandemi Covid-19.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Pria asal Desa Tembok Rejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi itu tepaksa melumuri badannya dengan cat warna silver, demi memenuhi kebutuhan keluarganya.

Joko bercerita, menjadi manusia silver tidak mudah baginya. Sebab caranya itu tidak mendapat restu dari keluarga. Padahal cara itu ia lakukan untuk mencukupi kebutuhan istri dan seorang anaknya yang kini hidup di tempat kos.

"Saya melakukan ini demi keluarga. Tapi istri menolak saya menjadi manusia silver. Kamu kerja yang lain saja, jangan menjadi manusia silver, aku mohon. Begitu kata istriku," tutur Joko, Jumat (17/9/2021).

Joko saat menjadi manusia silverJoko saat menjadi manusia silver

Meski tak direstui sang istri, Joko tetap melanjutkan pekerjaannya itu. Sebab pendapatan menjadi manusia silver lebih menjanjikan ketimbang pekerjaan yang sebelumnya.

Baca Juga: Nabung Rp10 Ribu Sehari, Penjual Cilok Asal Pasuruan Akhirnya Berangkat Haji

"Sejak istriku nggak setuju, kita sering cek cok hingga istriku meninggalkan aku mas. Kini aku hidup sendiri," ungkapnya.

"Sekarang setiap hari saya tidur di Terminal Jajaq. Sebab jika saya pulang saya selalu ditanya ibu, ke mana istrimu," sambung Joko.

Joko menjadi manusia silver sejak bulan lalu. Penghasilannya dalam satu hari mencapai Rp 150 ribu hanya dengan memperagakan gaya kejang.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Menjadi manusia silver butuh modal awal Rp 175 ribu. Itu untuk membeli serbuk oker," jelas dia.

Sebelum menjadi manusia silver, Joko mengaku bekerja sebagai buruh tani hingga mengamen.

"Dari semua pekerjaan itu, saya lebih nyaman menjadi manusia silver," aku Joko.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.