Jumat, 12 Jun 2026 00:12 WIB

Ngeri! Begini Produksi Bom Ikan yang Meledak di Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 15 Sep 2021 13:49 WIB
Foto-foto barang bukti ledakan bom ikan dibeber di Mapolres Pasuruan Kota
Foto-foto barang bukti ledakan bom ikan dibeber di Mapolres Pasuruan Kota

jatimnow.com - Sejumlah fakta diungkap Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri setelah melakukan identifikasi kasus ledakan bom ikan di Dusun Macan Putih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan.

Bahkan, dari hasil penyisiran yang dilakukan Tim Jibom Gegana Brimob dan Tim Labfor Polri, di TKP banyak ditemukan bahan peledak. Mulai dari low explosive jenis KCIO3 sampai high explosive jenis TNT, PETN dan Leat Azide (Pb(N3)2.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Banyaknya bahan peledak yang terpantik meledak itulah yang kemudian membuat 2 orang tewas, 2 rumah hancur, 20 rumah dan 1 musala di lingkungan tersebut rusak.

"Melihat jumlah KCIO3, PETN dan TNT yang begitu besar, saya yakin (Pb(N3)2 juga besar. Kemungkinan (bahan yang meledak) sekitar 5 sampai 10 kilogram," jelas Kabid Labfor Polda Jatim, Kombes Pol Sodiq Pratomo, Rabu (15/9/2021).

Baca juga:  Tersangka Kasus Ledakan Bom Ikan di Pasuruan Jadi 4 Orang, Pembeli Diburu

Sodiq menjelaskan jika hasil olah TKP menyimpulkan jika ledakan terjadi saat para tersangka memproduksi detonator bom ikan. Sebab bahan baku peledak yang ditemukan di TKP sangat rentan meledak jika terjadi gesekan atau terjatuh.

"Kemungkinan besar meledak pas membuat ke detonatornya," ungkapnya.

Dari hasil penyisiran tersebut, petugas juga menemukan jika pusat ledakan berada di ruang tengah rumah tersangka Gofar yang meninggal dunia saat kejadian. Ledakan keras tersebut menyisakan lubang berdiameter 50 sentimeter dengan kedalaman 7 sentimeter.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Sementara Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman menambahkan jika saat ini pihaknya masih menyelidiki asal usul bahan peledak yang didapat tersangka untuk memproduksi bom bondet dan detonatornya.

Hingga kini, penyidik telah menetapkan empat orang sebagai tersangka atas kasus ledakan tersebut. Keempat tersangka yaitu dua orang yang meninggal akibat ledakan, satu wanita istri salah satu korban dan seorang pria yang menjadi pekerja di rumah produksi bom ikan itu.

Arman menambahkan, berdasarkan keterangan tersangka, rumah produksi bom ikan yang dikelola tersangka Gofar dan Mat Sodiq itu mampu memproduksi ribuan detonator setiap harinya.

"Dalam sehari tersangka berhasil memproduksi bahan peledak paling banyak 2.000 batang casing (detonator), paling sedikit 1.000 batang casing bahan peledak. Hampir setiap hari memproduksi bahan peledak kecuali hari Jumat," jelas Arman.

Baca Juga: Dua Kali Diteror Molotov, Warga Pasuruan Ajukan Perlindungan LPSK

Waktu yang dibutuhkan para tersangka untuk membuat ribuan detonator tersebut cukup cepat, yaitu sekitar 6 sampai 7 jam setiap harinya.

"Pengerjaannya dari pukul 06.00 sampai pukul 14.00 WIB," tambah dia.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pembeli detonator bom ikan dari rumah produksi milik tersangka ini sangat banyak. Pembeli memesan bahan peledak paling banyak sekitar 14.000 detonator, paling sedikit 6.000 detonator.

"Untuk berapa keuntungannya, masih dalam penyelidikan. Sebab dua tersangka yang meninggal ini sangat tertutup, bahkan kepada istrinya," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.