Rabu, 22 Jul 2026 02:20 WIB

Pemuda Kelahiran Lamongan Lolos Masuk Kedokteran Unair di Usia 15 Tahun

jatimnow.com - Ainun Albarr Qolby Mecca resmi menjadi Ksatria Airlangga termuda tahun ajaran 2021/2022. Mahasiswa berusia 15 tahun 9 bulan tersebut membagikan cerita perjuangannya hingga diterima di Fakultas Kedokeran (FK) UNAIR.

Mahasiswa kelahiran Lamongan, 30 November 2005 itu bercerita bahwa semasa duduk di bangku SMA, ada berbagai macam kegiatan yang dia ikuti.

Baca Juga: Rumah Dua Lantai di Jagir Wonokromo Surabaya Ludes Terbakar

Albarr aktif mengikuti olimpiade di berbagai tingkatan. Tak hanya itu, dia juga aktif mengikuti ekstra kurikuler Bahasa Inggris dan Karya Tulis Ilmiah (KTI).

“Semasa SMA, saya pernah berhasil lolos hingga final dalam Olimpiade Kedokteran Internasional yaitu MEDSPIN 2020 yang diselenggarakan oleh UNAIR. Selain itu, saya juga pernah menjadi peserta termuda di Lomba Kuis Kihajar yang diselenggarakan oleh Kemendikbud,” jelas Albar dikutip dari website Unair News, Senin (13/9/2021).

Alumni SMAN 2 Lamongan itu tergabung dalam kelas akselerasi di sekolahnya. Dengan program tersebut, secara otomatis Albarr mendapatkan lingkungan belajar yang kondusif. Progres belajarnya pun menjadi lebih mudah tercapai.

Albarr biasa memanfaatkan waktu luang untuk berolahraga agar tubuh menjadi lebih bugar dan lebih siap untuk produktivitas. Selain itu, Albarr sedang mempelajari sebagian materi perkuliahan agar lebih siap untuk belajar.

Dukungan Keluarga

Selama ini, dukungan dari keluarga Albarr sangat besar. Keluarga selalu berusaha untuk memfasilitasi kebutuhan Albarr terhadap pendidikan, sehingga Albarr bisa lebih maksimal dalam menjalankan pendidikan. Kakaknya selalu memotivasi untuk terus maju dan berkembang.

Baca Juga: Atasi Bau Badan, Mahasiswa Unair Ciptakan Deodoran Tawas Beraroma Kekinian

“Teman teman saya juga tidak kalah pentingnya. Saya sering belajar bersama dengan mereka dan mereka juga sangat mendukung impian besar saya untuk menjadi dokter,” ungkapnya.

Albarr mengikuti berbagai tingkat seleksi hingga jalur tes Mandiri untuk bisa berkuliah di Fakukltas Kedokteran. Dia menghadapi berbagai hambatan dari diri sendiri maupun lingkungan.

“Perjuangan saya hingga akhirnya diterima di UNAIR sangat berarti bagi saya,” ungkapnya.

Mahasiswa asal Lamongan tersebut berpesan agar pelajar jangan sampai belajar tanpa kenal waktu, dan tidak mempedulikan kehidupan sosial. Jangan pula waktu istirahatnya tidak sebanding dengan waktu belajar.

Baca Juga: Kombes Ganis Raih Doktor Unair, Angkat Peran Strategis Polwan

“Belajar dan istirahat itu harus seimbang. Istirahat di sini adalah kegiatan di luar belajar dan bisa berarti olahraga, ngobrol, refreshing, dan lain lain,” ucapnya.

Ke depannya, Albarr berencana untuk mencari teman sebanyak mungkin dan memperbanyak pengalaman, ilmu, dan soft skill. Selain itu, Albarr juga ingin meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris yang tentunya akan sangat berguna di kehidupan mendatang.

“Meskipun hasil yang saya dapatkan terkadang tidak seperti yang saya harapkan, tetapi saya berhasil melaluinya dengan baik dan Alhamdulillah lolos dan diterima di FK UNAIR,” pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.