Minggu, 26 Jul 2026 08:00 WIB

Miris, 200 Kilogram Sampah Plastik Diangkut dari Mangrove Wonorejo

Aktivis lingkungan memungut sampah plastik yang berserakan di Hutan Mangrove Wonorejo, Surabaya, Jawa Timur | Foto: Antara/Didik Suhartono via Republika.
Aktivis lingkungan memungut sampah plastik yang berserakan di Hutan Mangrove Wonorejo, Surabaya, Jawa Timur | Foto: Antara/Didik Suhartono via Republika.

jatimnow.com - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Relawan Sungai Nusantara membersihkan sekurang-kurangnya 20 karung sampah plastik atau sekitar 200 kilogram dari gugusan pohon mangrove di kawasan Pantai Wonorejo, Surabaya. Kegiatan yang dilakukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya itu dinamakam program pembebasan mangrove dari sampah plastik.

"Pohon-pohon mangrove dipesisir akan mati jika tidak dibebaskan dari sampah-sampah plastik yang melilit dahan dan akarnya," kata Koordinator Program Pembebasan Mangrove dari Sampah Plastik, Khalid Basyaidan, Selasa (24/8/2021).

Baca Juga: MPLS Berbeda, Siswa SMAN 1 Mantup Lamongan Teliti Mikroplastik di Sekolah

Khalid mengungkapkan jenis sampah yang banyak ditemui di kawasan pantai timur Surabaya tersebut. Sampah jenis styrofoam, tas keresek, botol plastik, senar, pelampung, dan sandal mendominasi tumpukan sampah yang menyangkut di pohon-pohon mangrove.

"Sampah-sampah plastik yang menyangkut sampai sulit untuk dipungut, harus menggunakan pisau dan gancu agar sampah bisa diambil dari akar-akar mangrove," ujarnya.

Baca Juga: 600 Siswa SDIT El Haq Ikuti Microplastic Journey, Perkuat Sekolah Bebas Plastik

Khalid mengaku, puluhan karung sampah tersebut dikumpulkan selama kurang lebih enam jam. Sebagian sampah diangkut menggunakan perahu untuk diinventarisir jenis merk dan produsennya. Sampah plastik sisanya di kumpulkan pada titik yang menjadi pengumpulan sementara sampah plastik yang tidak terjangkau pasang air tertinggi.

"Selain upaya pembersihan, perlu upaya penghentian sumber sampah plastik di hulu berupa pembuatan penghalang sampah di hulu sebelum sampah masuk ke pantai agar lebih mudah proses pembersihannya," kata Kholid.

Baca Juga: Rumah Dua Lantai di Jagir Wonokromo Surabaya Ludes Terbakar

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.