Rabu, 10 Jun 2026 12:25 WIB

Miris, 200 Kilogram Sampah Plastik Diangkut dari Mangrove Wonorejo

Aktivis lingkungan memungut sampah plastik yang berserakan di Hutan Mangrove Wonorejo, Surabaya, Jawa Timur | Foto: Antara/Didik Suhartono via Republika.
Aktivis lingkungan memungut sampah plastik yang berserakan di Hutan Mangrove Wonorejo, Surabaya, Jawa Timur | Foto: Antara/Didik Suhartono via Republika.

jatimnow.com - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Relawan Sungai Nusantara membersihkan sekurang-kurangnya 20 karung sampah plastik atau sekitar 200 kilogram dari gugusan pohon mangrove di kawasan Pantai Wonorejo, Surabaya. Kegiatan yang dilakukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya itu dinamakam program pembebasan mangrove dari sampah plastik.

"Pohon-pohon mangrove dipesisir akan mati jika tidak dibebaskan dari sampah-sampah plastik yang melilit dahan dan akarnya," kata Koordinator Program Pembebasan Mangrove dari Sampah Plastik, Khalid Basyaidan, Selasa (24/8/2021).

Baca Juga: Puluhan Ormas Gotong Royong Hijaukan Kawasan Sontoh Laut Surabaya

Khalid mengungkapkan jenis sampah yang banyak ditemui di kawasan pantai timur Surabaya tersebut. Sampah jenis styrofoam, tas keresek, botol plastik, senar, pelampung, dan sandal mendominasi tumpukan sampah yang menyangkut di pohon-pohon mangrove.

"Sampah-sampah plastik yang menyangkut sampai sulit untuk dipungut, harus menggunakan pisau dan gancu agar sampah bisa diambil dari akar-akar mangrove," ujarnya.

Baca Juga: Mendikdasmen Pantau TKA Hari Kedua di Surabaya

Khalid mengaku, puluhan karung sampah tersebut dikumpulkan selama kurang lebih enam jam. Sebagian sampah diangkut menggunakan perahu untuk diinventarisir jenis merk dan produsennya. Sampah plastik sisanya di kumpulkan pada titik yang menjadi pengumpulan sementara sampah plastik yang tidak terjangkau pasang air tertinggi.

"Selain upaya pembersihan, perlu upaya penghentian sumber sampah plastik di hulu berupa pembuatan penghalang sampah di hulu sebelum sampah masuk ke pantai agar lebih mudah proses pembersihannya," kata Kholid.

Baca Juga: Cuaca Jatim Hari Ini, Hujan Petir Mengancam 12 Daerah

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.