Rabu, 22 Jul 2026 04:33 WIB

Banjir Terjang Zhengzhou China, 12 Orang Tewas

Banjir di China, ilustrasi (Foto: EPA-EFE/LI KE via Republika)
Banjir di China, ilustrasi (Foto: EPA-EFE/LI KE via Republika)

jatimnow.com - Banjir besar di Zhengzhou, China, menjebak warga setempat di kereta bawah tanah dan sekolah pada Selasa (20/7).

Kondisi itu menghanyutkan kendaraan, membuat orang terdampar di tempat kerja mereka semalaman, dan menelan korban jiwa sedikitnya 12 orang tewas.

Baca Juga: Pegadaian Besuki Bantu Perbaikan SDN 1 Kalianget Usai Diterjang Banjir

Kantor berita resmi China, Xinhua mengutip kantor cuaca Henan menyatakan, ibu kota provinsi itu dilanda hujan setinggi 20 sentimeter dari pukul 16.00 hingga 17.00 waktu setempat.

Derasnya hujan mengubah jalan menjadi sungai yang mengalir deras dan membanjiri stasiun kereta bawah tanah dan mobil.

Video yang diunggah daring menunjukkan seluruh lingkungan tertutup air setinggi pinggang dan kendaraan mengambang di jalanan yang berlumpur.

Di sebelah utara Zhengzhou, Kuil Shaolin yang terkenal karena penguasaan seni bela diri para biksu Buddha, menghadapi kondisi yang sangat buruk. Provinsi Henan adalah rumah bagi banyak situs budaya dan basis utama untuk industri dan pertanian.

Sebanyak 12 orang meninggal dunia dan 100.000 orang telah dipindahkan ke tempat yang lebih aman. Orang-orang yang terdampar menghabiskan malam di tempat kerja mereka atau check in ke hotel.

Baca Juga: Anomali Cuaca! Masuk Musim Kemarau, Surabaya Malah Dikepung Banjir

Seorang manajer restoran berusia 56 tahun, Wang Guirong, mengatakan berencana untuk tidur di sofa restorannya setelah diberitahu bahwa tidak ada listrik di lingkungannya.

State Grid Zhengzhou Power Supply Co mengatakan, gardu induk di pusat kota terpaksa ditutup karena hujan.

"Saya telah tinggal di Zhengzhou sepanjang hidup saya dan belum pernah melihat badai hujan yang begitu deras seperti hari ini," kata Wang.

China mengalami banjir rutin selama musim panas. Namun, pertumbuhan kota dan konversi lahan pertanian menjadi subdivisi telah meningkatkan dampak dari peristiwa tersebut.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

 

Lihat Artikel Asli

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.