Minggu, 07 Jun 2026 02:18 WIB

Banjir Terjang Zhengzhou China, 12 Orang Tewas

Banjir di China, ilustrasi (Foto: EPA-EFE/LI KE via Republika)
Banjir di China, ilustrasi (Foto: EPA-EFE/LI KE via Republika)

jatimnow.com - Banjir besar di Zhengzhou, China, menjebak warga setempat di kereta bawah tanah dan sekolah pada Selasa (20/7).

Kondisi itu menghanyutkan kendaraan, membuat orang terdampar di tempat kerja mereka semalaman, dan menelan korban jiwa sedikitnya 12 orang tewas.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Kantor berita resmi China, Xinhua mengutip kantor cuaca Henan menyatakan, ibu kota provinsi itu dilanda hujan setinggi 20 sentimeter dari pukul 16.00 hingga 17.00 waktu setempat.

Derasnya hujan mengubah jalan menjadi sungai yang mengalir deras dan membanjiri stasiun kereta bawah tanah dan mobil.

Video yang diunggah daring menunjukkan seluruh lingkungan tertutup air setinggi pinggang dan kendaraan mengambang di jalanan yang berlumpur.

Di sebelah utara Zhengzhou, Kuil Shaolin yang terkenal karena penguasaan seni bela diri para biksu Buddha, menghadapi kondisi yang sangat buruk. Provinsi Henan adalah rumah bagi banyak situs budaya dan basis utama untuk industri dan pertanian.

Sebanyak 12 orang meninggal dunia dan 100.000 orang telah dipindahkan ke tempat yang lebih aman. Orang-orang yang terdampar menghabiskan malam di tempat kerja mereka atau check in ke hotel.

Baca Juga: Siswa di Jember Naik Rakit ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir

Seorang manajer restoran berusia 56 tahun, Wang Guirong, mengatakan berencana untuk tidur di sofa restorannya setelah diberitahu bahwa tidak ada listrik di lingkungannya.

State Grid Zhengzhou Power Supply Co mengatakan, gardu induk di pusat kota terpaksa ditutup karena hujan.

"Saya telah tinggal di Zhengzhou sepanjang hidup saya dan belum pernah melihat badai hujan yang begitu deras seperti hari ini," kata Wang.

China mengalami banjir rutin selama musim panas. Namun, pertumbuhan kota dan konversi lahan pertanian menjadi subdivisi telah meningkatkan dampak dari peristiwa tersebut.

Baca Juga: Kecelakaan di Tulungagung, Satu Penumpang Motor Tewas

 

Lihat Artikel Asli

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.