Rabu, 22 Jul 2026 06:03 WIB

PPKM Darurat

Presiden Jokowi Minta Pencairan Bansos ke Masyarakat Tak Terlambat

Presiden Joko Widodo (Foto: Antara/Hafidz Mubarak via Republika)
Presiden Joko Widodo (Foto: Antara/Hafidz Mubarak via Republika)

jatimnow.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan agar pencairan bantuan sosial yang diberikan untuk masyarakat terdampak Pandemi Covid-19 di tengah pemberlakuan PPKM Darurat saat ini tak terlambat. Ia mengatakan, bantuan-bantuan itu harus disalurkan pekan ini.

"Saya minta jangan sampai terlambat, baik itu PKH, BLT Desa, baik itu bansos tunai. Jangan ada yang terlambat dan yang paling penting lagi bantuan beras, bantuan sembako, minggu ini harus keluar. Percepat, betul-betul dipercepat," kata Jokowi saat memimpin ratas evaluasi PPKM Darurat yang diunggah melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden pada Sabtu (17/7/2021).

Baca Juga: Dinsos Kota Probolinggo: Penerima Bansos Terlibat Judi Online Bakal Dicoret

Presiden Jokowi pun meminta agar Menteri Sosial (Mensos) dan Kepala Bulog tak ragu dalam menyalurkan bantuan sosial ini secepatnya. Karena itu, dia menginstruksikan keduanya untuk segera berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait prosedur penyalurannya.

"Saya minta Kepala Bulog, terutama Mensos jangan ragu-ragu karena prinsipnya adalah yang paling penting kita ini enggak nyuri, enggak ngambil. Prosedurnya tolong dampingi BPKP," tegasnya.

Presiden Jokowi juga mengapresiasi pendistribusian bantuan obat-obatan gratis dan juga suplemen kepada para pasien positif Covid-19 yang tengah menjalankan isolasi mandiri. Dia meminta agar bantuan ini lebih diperbanyak untuk masyarakat.

Baca Juga: Kemensos Puji SMA SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School Gagasan Mas Dhito

"Tolong karena kemarin rencananya tahap pertama 300, tahap kedua 300 berarti hanya 600 ribu. Saya minta bu Menkeu disiapkan paling tidak di atas 2 juta paket. Kan ga mahal. Dua juta kali 63 ribu paket pertama, paket kedua 200 ribu saya kira bukan anggaran yang gede," tambahnya.

 

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.