Senin, 08 Jun 2026 00:46 WIB

Lamongan Kembangkan Sapi Belgian Blue

Sapi Belgian Blue mulai dikembangkan di Lamongan (Foto: dok. Kementerian Pertanian)
Sapi Belgian Blue mulai dikembangkan di Lamongan (Foto: dok. Kementerian Pertanian)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Lamongan mulai mengembangkan sapi Belgian Blue untuk mendukung kebutuhan daging sapi nasional yang masih terpenuhi sekitar 65 persen dan sisa kekurangannya dipenuhi dari impor.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan, Sukriyah mengakui untuk saat ini kebutuhan daging sapi di Indonesia, Provinsi Jatim masih bisa memberikan pasokan daging nasional sebesar 35 persen.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Lamongan merupakan salah satu tulang punggung yang membantu pemasokan daging sapi di tingkat provinsi dan nasional. Harapannya dengan dikembangkannya Belgian Blue ini dapat meningkatkan populasi, sehingga produksi daging sapi juga dapat meningkat," kata Sukriyah, Kamis (3/6/2021).

Sukriyah menambahkan, sapi Belgian Blue dikembangkan di Indonesia sejak awal 2016, yang merupakan jenis baru di Indonesia dan berasal dari Belgia Tengah.

"Sapi ini memiliki karakteristik unggul, yakni otot ganda (double muscle), tempramen jinak dan mudah dalam penanganannya. Selain itu, juga memiliki postur tubuh besar dan tinggi, dengan kadar lemak rendah dan kenaikan berat badan tinggi kurang lebih 1,2 kg (kilogram) sampai 1,5 kg," tambah dia.

Hal ini, lanjutnya, berbeda dengan sapi umumnya yang kenaikan berat badannya berkisar antara 0,8 kg sampai 1,2 kg.

Sementara Kepala UPT Inseminasi Buatan Dinas Peternakan Provinsi Jatim Iswahyudi menyebut, Lamongan dipilih menjadi salah satu tempat pengembangbiakan sapi jenis Belgian Blue karena dianggap sebagai salah satu kabupaten yang berkomitmen dalam pengembangan peternakan.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Iswahyudi menjelaskan, untuk mendapatkan peranakan Belgian Blue murni dibutuhkan proses sekitar empat hingga lima tahun.

"Kalau sembilan bulan lagi yang lahir ini jantan akan sama seperti Limosin Semintal. Jika betina nanti dipelihara dan dikawinkan lagi dengan Belgian Blue lagi tiga sampai empat kali proses, baru akan lahir Belgian Blue murni. Jadi sekitar empat sampai lima tahun perjuangan," papar dia.

Iswahyudi mengaku telah memfasilitasi sekitar 51 ribu akseptor (sapi siap kawin) di Lamongan, dari Pemprov Jatim.

"Mudah-mudahan dengan adanya kawin suntik gratis ini, pada 2026 Indonesia akan mandiri pangan sektor daging sapi," tandasnya.

Baca Juga: Sapi Gemoy Hewan Kurban Presiden Prabowo di Tulungagung Bernama Fajar

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.