Rabu, 24 Jun 2026 21:42 WIB

Lagi, Satu Pelaku Pembunuhan di Apartemen Educity Surabaya Ditangkap

  • Penulis :
  • | Sabtu, 09 Jun 2018 17:03 WIB
DPO IM saat terekam CCTV Apartemen Educty sebelum ikut membunuh korban (foto: Istimewa)
DPO IM saat terekam CCTV Apartemen Educty sebelum ikut membunuh korban (foto: Istimewa)

jatimnow.com - Setelah menangkap SP (33) warga Jalan HM Suwignyo, Kelurahan Sungai Jawi, Pontianak, 1 Juni 2018 lalu. Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya kembali menangkap 1 dari 3 DPO (daftar pencarian orang) pelaku pembunuhan di Apartemen Educity Surabaya.

Satu DPO itu bernama IM. Pada saat kejadian, IM bertugas memukul kepala AP (40) warga asal asal Paseban, Senen, Jakarta Pusat hingga tewas di kamar 1707 lantai 17 Apartemen Educity Surabaya, yang kemudian jasadnya ditemukan Senin (28/5/2018) pagi. IM menjadi DPO bersama RD (otak pelaku) dan RY.

"Jadi, total pelaku yang kami tangkap ada dua, yaitu SP dan IM. Sedangkan dua DPO lainnya (RD dan RY, red) masih kami buru," sebut Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, Sabtu (9/6/2018).

IM sendiri ditangkap pada Jumat (8/6/2018) sekitar pukul 06.00 WIB. Dia ditangkap di Dusun Krajan, Desa Kedung Rejo, Banyuwangi. Pria 44 tahun itu terendus kabur dari tempat tinggalnya di Kapas Baru 5/28, Kapas Madya, Tambaksari, Surabaya, usai ikut membunuh AP.

"Terpaksa pelaku (IM, red) ini kami lumpuhkan kakinya. Sebab saat kami tangkap, dia mencoba kabur dan melawan anggota," beber Sudamiran.

Sementara, Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Bima Sakti menuturkan, penyanggongan terhadap IM dilakukan timnya selama dua hari di Banyuwangi. Disana, IM menumpang di rumah keluarganya. Nah pada saat itu, IM terlihat melitas depan rumah tersebut. Darisanalah Unit Resmob melakukan pengejaran.

Selain berusaha kabur, pada saat ditangkap, IM melawan dengan menyerang anggota. Tak ingin kehilangan buruannya, anggota akhirnya melumpuhkan kaki kanan IM dengan tembakan, setelah tembakan peringatan ke udara tidak dihiraukan.

Diketahui sebelumnya, AP dibunuh diduga atas skenario RD. RD diduga menjadi orang yang menyuruh ketiga pelaku lain (SP, IM dan RY) untuk membantu proses terbunuhnya AP. Sebab RD merupakan orang menusukkan pisau ke dada dan perut AP sebanyak tiga kali.

Pembunhan terhadap AP terjadi karena motif utang piutang transaksi narkoba jenis sabu dan asmara yang membelitnya. AP dihabisi nyawanya setelah berangkat ke Surabaya untuk menagih utang sebesar Rp 211 juta kepada RD atas penjualan sabu. Setelah bertemu dan sempat pesta sabu bersama, AP akhirnya dibunuh.

Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.