Selasa, 23 Jun 2026 23:00 WIB

Pelajar SMA di Kota Probolinggo Jadi Korban Gendam Emak-emak, Ini Modusnya

Korban gendam menunjukkan telah membuat laporan ke polisi
Korban gendam menunjukkan telah membuat laporan ke polisi

jatimnow.com - Nabila Dwi Amalia (18), pelajar SMA di Kota Probolinggo asal Jalan Cempaka Utara, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan mengaku menjadi korban gendam. Korban menyebut pelaku adalah seorang emak-emak yang mengenakan kerudung warna merah muda.

Dalam aksinya, wanita itu memberikan perhiasan gelang imitasi dan memasangkannya ke tangan korban yang kemudian merasa tidak sadar dan menyerahkan motor Honda Beat nopol N 6937 SB kepada pelaku pada Senin (26/4) lalu.

Baca Juga: Panaskan Mesin Politik, Lima PAC PDIP Kota Probolinggo Resmi Dilantik

"Saat gelang dipasang saya langsung lemas dan menuruti semua ajakannya. Saya baru tahu kalau gelang yang diberikan pelaku bukan emas setelah datang ke toko perhiasan setelah motor saya dibawa kabur pelaku," kata Nabila, Rabu ( 28/4/2021).

Ia meneruskan, peristiwa itu terjadi saat pelaku datang ke rumahnya dan mengajak korban ke salah satu bank dan diiming imingi dibelikan handphone (Hp).

Saat di bank karena kondisi ramai, pelaku balik arah dan mengajak Nabila ke sebuah konter hp. Saat menawar hp, emak-emak itu kemudian meminjam motor korban.

"Saat menunggu di konter, baru saya sadar dan kemudian menghubungi keluarga," katanya.

Baca Juga: Antisipasi Perundungan, SMPN 5 Probolinggo Perketat Pengawasan Lewat CCTV

Ibu korban yang bernama Kartini (48), mengatakan pelaku juga menawarkan pekerjaan agar Nabila menjadi karyawan di tokonya.

"Pelaku itu kenal pertama di warung saya. Ia menawarkan pekerjaan kepada anak saya. Namun saat kejadian, saya kebetulan tidak di rumah hanya anak yang ada," kata Kartini.

Saat berkenalan di warung, pelaku mengaku bernama Nia asal Kabupaten Mojokerto dan menyewa kos di Jalan Mastrip, Kota Probolinggo.

Baca Juga: Dihujani 12 Catatan Kritis, Begini Jawaban Pemkot Probolinggo Soal Raperda PKL

"Saya tahu namanya saat dia datang ke warung pertama kali bersama temannya," ujarnya sambil menyebut telah melaporkan peristiwa itu ke Polres Probolinggo Kota.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Heri Sugiono mengaku belum mengetahui peristiwa itu.

"Belum tahu laporannya. Saya tidak komentar dulu," katanya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.