Kamis, 11 Jun 2026 21:46 WIB

Penyelundupan 3.200 Benur Libatkan Empat Orang di Jember Digagalkan

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 12 Apr 2021 16:57 WIB
Empat orang yang terlibat dan benur yang hendak diselundupkan diamankan Ditpolair Polda Jatim
Empat orang yang terlibat dan benur yang hendak diselundupkan diamankan Ditpolair Polda Jatim

jatimnow.com - Penyelundupan 3.200 baby (benih) lobster atau benur yang dikemas dalam 17 kantong plastik di Pantai Puger, Jember digagalkan tim Ditpolairud Polda Jatim.

Empat orang yang terlibat dalam kasus itu diamankan. Mereka masing-masing berinisial AM (25), RM (19), CT (17) dan FK (21), yang semuanya merupakan warga Jember.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

"Kasus ini kami ungkap lima hari lalu, setelah mendapatkan laporan kemudian kami lakukan penyelidikan," ujar Kasubdit Gakkum Ditpolair Polda Jatim, AKBP Siswantoro, Senin (12/4/2021).

Siswantoro menjelaskan, awalnya Tim Polair memantau kawasan Wuluhan, Jember. Dalam pemantauan itu, mereka mendapati aktivitas mencurigakan dua orang membawa ransel hitam diduga berisi benur.

"Dua orang yang dicurigai petugas yakni RM dan CT. Mereka diberhentikan untuk diinterogasi singkat," jelas dia.

Dari hasil pemeriksaan terhadap RM dan CT, tim menemukan ribuan benur. Dari pengakuan keduanya, benur itu mereka peroleh dari tersangka FK. Keberadaan FK diketahui dan langsung ditangkap.

Baca Juga: Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

"Ternyata FK mendapatkan benur dari pelaku lain berinisial AM," ungkapnya.

AM kemudian dikeler untuk menunjukkan tempat penyimpanan benur. Di situ petugas menemukan 17 kantong plastik berisi ribuan benih lobster yang disimpan dalam boks.

"Kemudian kami mintai dokumen perizinan terkait benur tersebut," sambung Siswantoro.

Baca Juga: Kerja Sama Sister City Jember-Jinhua Tuai Pujian Akademisi UB

Keempat tersangka itu kemudian dibawa menuju Mako Ditpolairud Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan.

Siswantoro menegaskan bahwa aktivitas ilegal tersebut telah merugikan kekayaan negara yang cukup banyak.

"Penyelundupan yang terjadi di wilayah perairan Jember tersebut merugikan negara cukup banyak. Tapi Alhamdulillah berkat kemampuan tim, penyelundupan tersebut berhasil digagalkan," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.

Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

Ritual tersebut merupakan perayaan penting dalam agama Buddha yang menghormati kelahiran, pencerahan, dan parinirvana Sang Buddha Gautama.