Selasa, 28 Jul 2026 05:02 WIB

Penyelundupan 3.200 Benur Libatkan Empat Orang di Jember Digagalkan

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 12 Apr 2021 16:57 WIB
Empat orang yang terlibat dan benur yang hendak diselundupkan diamankan Ditpolair Polda Jatim
Empat orang yang terlibat dan benur yang hendak diselundupkan diamankan Ditpolair Polda Jatim

jatimnow.com - Penyelundupan 3.200 baby (benih) lobster atau benur yang dikemas dalam 17 kantong plastik di Pantai Puger, Jember digagalkan tim Ditpolairud Polda Jatim.

Empat orang yang terlibat dalam kasus itu diamankan. Mereka masing-masing berinisial AM (25), RM (19), CT (17) dan FK (21), yang semuanya merupakan warga Jember.

Baca Juga: Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

"Kasus ini kami ungkap lima hari lalu, setelah mendapatkan laporan kemudian kami lakukan penyelidikan," ujar Kasubdit Gakkum Ditpolair Polda Jatim, AKBP Siswantoro, Senin (12/4/2021).

Siswantoro menjelaskan, awalnya Tim Polair memantau kawasan Wuluhan, Jember. Dalam pemantauan itu, mereka mendapati aktivitas mencurigakan dua orang membawa ransel hitam diduga berisi benur.

"Dua orang yang dicurigai petugas yakni RM dan CT. Mereka diberhentikan untuk diinterogasi singkat," jelas dia.

Dari hasil pemeriksaan terhadap RM dan CT, tim menemukan ribuan benur. Dari pengakuan keduanya, benur itu mereka peroleh dari tersangka FK. Keberadaan FK diketahui dan langsung ditangkap.

Baca Juga: Genjot Produktivitas Pangan, Pemkab Jember Kucurkan Rp312 Miliar

"Ternyata FK mendapatkan benur dari pelaku lain berinisial AM," ungkapnya.

AM kemudian dikeler untuk menunjukkan tempat penyimpanan benur. Di situ petugas menemukan 17 kantong plastik berisi ribuan benih lobster yang disimpan dalam boks.

"Kemudian kami mintai dokumen perizinan terkait benur tersebut," sambung Siswantoro.

Baca Juga: Ratusan Warga Ajung Jember Terjangkit Penyakit Kronis, Banyak yang Takut Berobat

Keempat tersangka itu kemudian dibawa menuju Mako Ditpolairud Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan.

Siswantoro menegaskan bahwa aktivitas ilegal tersebut telah merugikan kekayaan negara yang cukup banyak.

"Penyelundupan yang terjadi di wilayah perairan Jember tersebut merugikan negara cukup banyak. Tapi Alhamdulillah berkat kemampuan tim, penyelundupan tersebut berhasil digagalkan," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.