Selasa, 23 Jun 2026 08:54 WIB

Kericuhan dalam Kongres HMI XXXI di Surabaya Disebut Murni Dinamika Forum

Tiga kandidat Ketum HMI: Nur Aris Shoim (tengah), Taufan iksan Tuarita (kanan), Hasan Basri Baso (kiri)
Tiga kandidat Ketum HMI: Nur Aris Shoim (tengah), Taufan iksan Tuarita (kanan), Hasan Basri Baso (kiri)

jatimnow.com - Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) XXXI di Kota Surabaya diwarnai dengan kericuhan. 6 orang yang diduga terlibat kericuhan telah diamankan di Mapolda Jatim.

Salah satu calon ketua perwakilan Yogyakarta, Muhammad Nur Aris Shoim mengatakan, kericuhan tersebut terjadi murni karena dinamika di dalam forum.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Di forum, mungkin teman-teman yang dari peserta penuh itu tidak diakomodir presidium sidang. Di dalam kita nggak begitu memantau. Tapi sampai ada penangkapan, mudah-mudahan bisa diselesaikan internal," ujar Nur Aris, Rabu (24/3/2021)

Nur Aris mengaku, enam anggota HMI yang diamankan itu merupakan peserta tetap dalam kongres. Pihaknya juga berjanji akan segera melakukan konsolidasi untuk pembebasan keenam anggotanya.

Baca juga:  Kongres HMI XXXI di Surabaya Ricuh, 6 Orang Diamankan ke Polda Jatim

"Akan ada namanya konsolidasi. Dilarikan ke ranah hukum, ada bantuan hukum, sehingga bisa diselesaikan internal. Mereka kader kita," ungkapnya.

Nur Aris juga menyebut, terkait sarana prasarana yang rusak akibat kericuhan, pihaknya berjanji akan melakukan ganti rugi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

"Kalo ada atribut pemerintah yang harus diganti, insyaAllah wilayah Badko yang akan mengganti," jelasnya.

Kader HMI kelahiran Bojonegoro yang sekaligus menjadi salah satu kandidat kuat calon Ketua Umum (Ketum) HMI tersebut menambahkan, agenda Kongres XXXI HMI telah memasuki babak pleno 2, yaitu laporan pertanggungjawaban yang dilanjutkan dengan pemilihan ketum.

"Ada 26 kandidat dari berbagai provinsi. Sekarang yang paling menonjol, Makassar Gianna, dinamis banget. Kita lihat perkembangannya di conference room. Ini kongres pemersatu HMI," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Dia berharap, siapapun yang menjadi Ketum HMI selanjutnya bisa menjadi simbol pemersatu HMI yang bisa membawa perubahan.

"Mudah-mudahan bisa cepat sesuai prosedur. Melahirkan pemimpin baru yang bisa menyatukan HMI. Makanya kita bilang HMI itu satu, nggak ada terbelah," tandasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.