Selasa, 23 Jun 2026 02:06 WIB

Viral Jembatan Desa di Gresik Dibangun dengan Dana Besar, Begini Faktanya

Penampakan jembatan desa di Gresik yang dibangun dengan anggaran Rp 200 juta
Penampakan jembatan desa di Gresik yang dibangun dengan anggaran Rp 200 juta

jatimnow.com - Jembatan Desa Wadak Kidul, Kecamatan Duduk Sampeyan, Kabupaten Gresik yang disebut dibangun dengan anggaran sebesar Rp 200 juta, viral hingga menjadi sorotan publik.

Publik menyoroti kontruksi jembatan dengan anggaran yang digelontorkan. Sebab ukuran jembatan tersebut hanya memiliki panjang 4 meter, lebar 4 meter dan ketunggian 1,5 meter.

Baca Juga: Peduli Lingkungan, BPJS Ketenagakerjaan Gresik Tanam 1.437 Bibit Mangrove

Kepala Desa Wadak Kidul, Muhammad Hamam menjelaskan jika dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang diterimanya dari Kecamatan Duduk Sampeyan terdapat kesalahpahaman.

Saat itu pihaknya tidak mengajukan jalan beton, tapi mengajukan pembangunan dua jembatan dan hanya disetujui satu jembatan saja.

"RAB ini yang buat pihak kecamatan dan dilampirannya hanya ada gambar desain jembatan saja. Sedang untuk gambar beton jalannya tidak ada. Dan saya tidak tahu kalau dalam detail RAB ada satu baris yang menjelaskan pembangunan jalan beton. Saat saya berikan kepada tukang, mereka hanya mengerjakan jembatan saja," ungkap Hamam saat dikonfirmasi jatimnow.com, Jumat (19/3/2021).

Hamam menyebut, setelah selesai dibangun, jembatan tersebut sudah dilakukan verifikasi oleh kecamatan. Saat melakukan proses verifikasi itulah, kecamatan menyatakan jika pembangunan jembatan sudah sesuai RAB.

Namun dirinya menyayangkan, di mana saat verifikasi, pihak kecamatan tidak menjelaskan mengenai keberadaan jalan beton dengan lebar 4 meter dan panjang 91 meter.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

"Karena yang saya kerjakan hanya jembatan, maka dana yang saya gunakan juga hanya untuk membangun jembatannya saja. Karena jalan beton tidak dibangun, maka dananya masih ada sebesar 64 juta dan hingga kini masih tersimpan di rekening Bank Jatim atas nama Desa Wadak Kidul. Saya siap menunjukkan rekening tersebut jika ada warga yang ingin melihat," papar dia.

Maman menambahkan bahwa dirinya sempat menyampaikan ke petugas kecamatan jika dana BK Dinas PUTR saat Musrenbang Kecamatan sebesar Rp 200 juta tersebut terlalu besar untuk membangun satu jembatan.

"Namun pihak kecamatan menjawab tidak apa-apa, nanti RAB biar dibuatkan kecamatan," tuturnya.

Sementara Kasi Pembangunan Kecamatan Duduk Sampeyan, Kholifah masih belum menanggapi terkait viralnya pembangunan jembatan tersebut.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

"Saya ada tamu keluarga. Kalau sudah longgar saya telepon," ucapnya saat dikonfirmasi.

 

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.