Selasa, 23 Jun 2026 07:32 WIB

Wacana Deposit Rp 100 Juta untuk Pembukaan RHU di Surabaya Masih Digodok

Ilustrasi penyemprotan disinfektan di rumah karaoke (Foto: Antara/M Agung Rajasa via Republika)
Ilustrasi penyemprotan disinfektan di rumah karaoke (Foto: Antara/M Agung Rajasa via Republika)

jatimnow.com - Pemkot Surabaya sedang menggodog revisi Perwali No. 67 Tahun 2020 serta perubahannya Perwali No. 2 Tahun 2021 terkait Standart Operasional Prosedur (SOP) Rumah Hiburan Umum (RHU) yang diwacanakan bakal dibuka kembali.

"Perwali yang lama tentu diubah karena menyesuaikan dengan pembukaan RHU, taman dan beberapa tempat yang diatur dalam Perwali 67, ada yang diizinkan buka. Maka perlu disesuikan Perwali-nya," ujar Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara, Senin (15/3/2021).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Terkait deposit Rp 100 juta dalam SOP pembukaan RHU nanti, Febri menyebut bahwa pemkot belum melakukan perincian khusus, baik RHU dengan skala besar maupun kecil.

Sebelum ditetapkan, lanjut Febri, pemkot akan membangun komunikasi dengan para pengusaha, sebelum nantinya ditetapkan.

"Ini masih kami kaji dengan berapa nominal yang sesuai. Sementara kita wacanakan bilanya sekian (Rp 100 juta). Dari kajian itu, kami juga harus melihat dari tim ekonomi seperti apa. Maka perwali juga kami siapkan. Jangan sampai meminta fasilitas untuk buka, tetapi mengabaikan protokol kesehatan. Maka Covid-19 ini harus diselesaikan secara bersama," jelasnya.

Febri mengaku, hal tersebut masih menjadi wacana dan belum ditetapkan.

"Itu kan masih wacana dan dalam tahap pembahasan. Intinya pemkot meminta komitmen dari pada pengusaha untuk betul-betul bisa menerapkan protokol kesehatan," terangnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

"Tentu kita sampaikan dulu bahwa RHU seperti ini, tentu teman-teman (pengusaha) akan diajak bicara terkait pembukaan itu," sambungnya.

Sementara itu, anggota Komisi A DPRD Surabaya, Arif Fathoni mengatakan, pihaknya mendorong agar pemkot segera menetapkan kebijakan pembukaan RHU.

"Karena ini buka di masa normal dalam ketidaknormalan, tentunya pemerintah harus memastikan agar pemilik RHU ini bisa berkomitmen penuh untuk menjaga prokes," ungkapnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Fathoni juga mengimbau kepada pemilik RHU di Kota Surabaya untuk tetap taat aturan, sampai Pemkot Surabaya resmi melakukan pembukaan. Dia juga mengingatkan, agar angin segar ini tak menjadikan pemilik RHU lengah.

"Karena jika terjadi pelanggaran, maka berpotensi memunculkan klaster baru. Untuk itu tidak perlu diperdebatkan. Ikuti dan patuhi saja," tegasnya.

Sebelumnya, sempat beredar beberapa SOP yang wajib dipatuhi pembukaan RHU di Kota Surabaya. Di antaranya, mendapatkan assesment dari Satgas Covid-19 terkait keterangan kegiatan RHU, mengatur akses keluar masuk terhadap pengunjung, pembatasan kuota pengunjung serta menyiapkan sirkulasi udara dalam ruangan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.