Sabtu, 06 Jun 2026 18:02 WIB

Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Ponorogo, Pangkalan Nakal Diputus Kontrak

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 05 Jun 2018 15:46 WIB
Pasokan elpiji 3 kg di Ponorogo
Pasokan elpiji 3 kg di Ponorogo

jatimnow.com - Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Kabupaten Ponorogo sudah dalam tahap kritis. Warga kesulitan mendapatkan elpiji bersubsidi tersebut.

Hal itu membuat Himpunan Pengusaha Nasional Minyak dan Gas memutus kerjasama dengan pangkalan yang nakal. Untuk di Ponorogo, pangkalan yang diputus hubungan salah satunya di Desa Sekayu, Kecamatan Sukorejo.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Langkah kongkritnya dari Hiswana Migas dan Pertamina tentu memutus secara konkret kerjasama yang terjalin per hari ini," kata Agus Wiyono, Ketua Hiswana Migas Madiun, Selasa (5/6/2018).

Agus menambahkan, sebenarnya pangkalan harus menyikapi bijaksana kondisi kelangkaan ini, dengan memberlakukan aturan yang tidak memberatkan konsumen.

"Pangkalan harusnya tidak mengutamakan pengecer. Harus ke rumah tangga atau yang berhak lainnya," terangnya.

Baca Juga: Jawab Isu Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Jember, Pertamina Ancam Agen Nakal

Ia mengaku, keputusan kerja terhadap pengecer merupakan hasil evaluasi dari Hiswana Migas dan Pertamina. Selain meningkatkan pasokan gas ke Ponorogo sebesar 110 persen.

Di sisi lain, untuk kontrol harga terus dilakukan. Ia menegaskan untuk agen tidak boleh menjual lebih dari HET yakni Rp 16.000

"Nanti kami kontrol lagi masalah harga. jangan sampai ada agen menjual lebih dari HET," urainya.

Baca Juga: Polres Tulungagung Bongkar Kasus Oplos Gas Yang Sebabkan Kelangkaan LPG Subsidi

Seperti diketahui, warga Ponorogo hampir 3 pekan mengalami kesulitan mencari gas Elpiji Melon. Kalaupun ada harganya tembus hingga Rp 30.000.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.