Selasa, 23 Jun 2026 00:08 WIB

Juventus Tersingkir dari Liga Champions, Pirlo Akui Timnya Buat Kesalahan

Andrea Pirlo (Foto: EPA-EFE/EMANUELE PENNACCHIO via Republika)
Andrea Pirlo (Foto: EPA-EFE/EMANUELE PENNACCHIO via Republika)

jatimnow.com - Pelatih Juventus Andrea Pirlo merasa timnya memulai laga dengan baik saat menghadapi Porto pada leg kedua 16 besar Liga Champions.

Juventus tertinggal lebih dulu, untuk kemudian menang 3-2 lewat babak perpanjang waktu di Stadion Allian, Turin, Rabu (10/3) pagi WIB. Sayangnya, Nyonya Tua tetap tersingkir lewat aturan gol tandang dengan agregat 4-4.

Baca Juga: Final Liga Champions 2023, Pemain Asing Persik Kediri Kompak Jagokan Manchester City

Pirlo menyesali kesalahan yang berujung gol lawan. Menghadapi Porto kali ini, Pirlo menilai timnya sudah tampil dengan pendekatan yang tepat.

"Kami memulai dengan sangat baik dan ada peluang Alvaro Morata mencetak gol dengan cepat. Itu tak masuk dan kemudian ada kesalahan untuk penalti," kata Pirlo kepada Sky Sport Italia, dikutip Football Italia.

Pirlo tak berpikir start timnya menjadi masalah. Sebab, ia sudah memprediksi cara Porto bermain.

"Pertandingan akan berubah jika kami mencetak gol pada menit-meniit awal. Ketika kamu kebobolan, pertandingan kemudian jadi benar-benar berbeda," kata Pirlo.

Namun, Pirlo mengakui pasukannya membuat kesalahan-kesalahan yang harus dibayar mahal. Kesalahan dalam dua pertandingan besar sekelas Liga Champions, kata Pirlo, bisa membuat satu tim tereliminasi.

Kesalahan fatal yang dibuat Juventus pada laga kedua ini adalah tak membangun pagar hidup yang kokoh pada babak perpanjang waktu.

Cristiano Ronaldo dan Adrien Rabiot membalikkan badan saat Sergio Oliveira mengeksekusi tendangan bebas.

Baca Juga: Final Liga Champions 2023, Prediksi Skor dari Kapten Persik Kediri Arthur Irawan

Oliveira akhirnya mampu menjebol gawang Juventus dengan tendangan menyusur rumput melewati kaki para pemain Juventus.

Gol ini membuat agregat menjadi 3-4 pada menit ke-115. Rabiot kemudian menjebol gawang Porto pada menit ke-117, membuat agregat menjadi 4-4. Namun Juventus tetap tersingkir karena aturan agresivitas gol tandang.

Menurut Pirlo, kejadian itu tak pernah terjadi sebelumnya. Ia menampik pemainnya takut pada bola.

"Mungkin mereka merasa tendangan bebas itu terlalu jauh sehingga tak mencium adanya bahaya. Itu kesalahan yang biasanya tak terjadi. Para pemain tak merasakan itu situasi berbahaya sehingga kemasukan gol," kata Pirlo.

Baca Juga: Dibekuk PSG, Juve Tampil di Liga Malam Jumat

 

Lihat Artikel Asli

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

 

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.