Senin, 08 Jun 2026 16:40 WIB

Melihat Hapus Tato Massal di Kota Probolinggo

Proses penghapusan tato salah satu peserta
Proses penghapusan tato salah satu peserta

jatimnow.com - Ratusan warga dari Lumajang, Situbondo, Probolinggo dan Kota Probolinggo ramai-ramai menghapus tato yang terpasang di tubuhnya, Minggu (21/2/2021).

Kegiatan penghapusan tato secara gratis itu digelar di rumah dinas wali kota Probolinggo, Jalan Panglima Sudirman, Kota Probolinggo dari Sabtu sampai Minggu (20-21/2/2021).

Baca Juga: Panaskan Mesin Politik, Lima PAC PDIP Kota Probolinggo Resmi Dilantik

"Saya merasa menyesal dengan tato ini dan ingin menghapusnya," kata Muhammad Lutfi (25) salah satu peserta asal Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo.

Lutfi mengaku, dirinya terlanjur memasang tato pada bagian lengan kanan dan punggungnya semenjak lima tahun lalu, karena pergaulan bebas.

Dirinya mengikuti kegiatan penghapusan tato tersebut karena digelar secara gratis tanpa dipungut biaya sepeserpun.

"Sebab biaya penghapusan tato jika dilakukan mandiri lumayan mahal. Bahkan satu sentimeternya mencapai Rp 150 ribu, tinggal menghitung saja berapa lebar tato yang ada," tegasnya.

Sementara Bagian Sekretariat Panitia Roadshow Hijrah Hapus Tato Goes To Probolinggo, Heri Wijayadi mengatakan, kegiatan ini sudah diikuti ratusan warga di daerah Lumajang, Situbondo, Probolinggo dan Kota Probolinggo.

Baca Juga: Antisipasi Perundungan, SMPN 5 Probolinggo Perketat Pengawasan Lewat CCTV

"Untuk yang mendaftar secara online sebanyak 104 orang dan yang langsung mendaftar ke lokasi sekitar 14 orang," jelasnya.

Namun saat ini pihaknya masih tetap membuka dan melayani masyarakat yang ingin menghapus tato sampai dengan pukul 21.00 malam.

"Kegiatan ini digelar oleh Dewan Dakwah Islamiyah bekerjasama dengan Laznah Dewan Dakwah Jawa Timur dan didukung Pemerintah Kota Probolinggo dengan memberikan fasilitas bagi kami," tegasnya.

Dia menyebut, rata-rata alasan peserta yaitu karena menyesal akibat pergaulan yang pernah dijalani.

Baca Juga: Dihujani 12 Catatan Kritis, Begini Jawaban Pemkot Probolinggo Soal Raperda PKL

"Tidak hanya orang laki-laki saja yang memasang tato dan ingin menghapusnya. Namun juga banyak perempuan yang ikut hapus tato," jelasnya.

Heri juga mengimbau kepada orangtua untuk bisa menjaga dan terus mengawasi pergaulan anak-anaknya. Sehingga tidak terjerumus dan tidak memasang tato pada tubuhnya.

"Mereka juga mengaku ada tato pada tubuhnya karena dipasang oleh temannya dengan cara dimabukkan terlebih dahulu," ungkapnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.