Sabtu, 13 Jun 2026 13:10 WIB

Sindikat Pencuri Bonsai dan Perkutut di Kota Pasuruan Dibongkar

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 15 Feb 2021 15:50 WIB
Barang bukti dan dua tersangka dibeber di Mapolres Pasuruan Kota
Barang bukti dan dua tersangka dibeber di Mapolres Pasuruan Kota

jatimnow.com - Sindikat pencuri spesialis tanaman bonsai bernilai jutaan rupiah dan burung perkutut yang meresahkan warga Kota Pasuruan, diringkus Satreskrim Polres Pasuruan Kota.

Dua tersangka yang ditangkap bernama Doni Elari Uswari (43), warga Kelurahan/Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan dan Sofyan Hadi (36), warga Kelurahan/Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Kedua tersangka kita amankan karena terbukti melakukan pencurian tanaman bonsai seharga jutaan rupiah dan burung perkutut. Mereka ini bisa kami katakan sindikat," jelas Wakapolres Pasuruan Kota, Kompol Priyanto, Senin (15/2/2021).

Priyanto menambahkan, sindikat ini berjumlah 5 orang, termasuk dua tersangka yang berhasil ditangkap. Sedangkan tiga tersangka lainnya masih buron. Dalam aksinya, mereka beraksi berpasangan, menggunakan motor.

Barang bukti yang disita polisi dari penangkapan kedua tersangka adalah 13 tanaman bonsai berbagai jenis, mulai dari delima batu, mirten, dolar, kimeng, kawista, kelapa mini, murbei, santigi, asem dan mustam.

Baca Juga: Ajak Pesta Miras Petugas Jaga, Pemuda di Tulungagung Bobol Kantor Disbudpar

"Bonsai itu mereka curi dari 9 lokasi berbeda," ujarnya.

Untuk burung perkutut yang disita berjumlah 11 ekor beserta sangkarnya. Belasan ekor burung itu mereka curi di 12 TKP berbeda.

"Rata-rata yang menjadi korban pencurian bonsai dan perkutut ini warga perumahan. Dengan berboncengan motor, mereka berdua mencari sasaran, kemudian mencurinya saat si pemilik lengah," ungkapnya.

Baca Juga: Polda Jatim Gulung Komplotan Maling Spesialis Rumah Kosong, Beraksi di 13 TKP

Di hadapan polisi, kedua tersangka mengaku sudah menjual beberapa bonsai dan burung perkutut hasil pencurian mereka. Dari keuntungan itu, uang tersebut digunakan mabuk-mabukan dan sisanya digunakan untuk keperluan pribadi mereka.

"Dijual pak. Uangnya buat beli minuman (minuman keras) dan untuk keperluan hidup," aku Doni dan Sofyan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.