Senin, 27 Jul 2026 00:56 WIB

Jalan Tol Cipali KM 122 yang Ambles Ditutup 1,5 Bulan

Foto udara jalan tol ambles di ruas tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 122, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat (Foto: Foto: Antara/M Agung Rajasa via Republika)
Foto udara jalan tol ambles di ruas tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 122, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat (Foto: Foto: Antara/M Agung Rajasa via Republika)

jatimnow.com - Titik lokasi Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) yang ambles pada Selasa (9/2) dini hari akan ditutup sementara. Lokasi ambles tersebut berada di kilometer 122+400 arah Jakarta.

"Untuk penanganan permanen lebih lanjut, lokasi jalan yang longsor akan ditutup selama 1,5 bulan," kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danang Parikesit kepada Republika.co.id, Rabu (10/2/2021).

Baca Juga: Catat, Ada Pengalihan Akses Gerbang Tol Waru 6 Surabaya hingga 26 Mei

Danang menjelaskan, penutupan sementara tersebut dilakukan untuk perbaikan secara permanen. Dia memastikan, upaya perbaikan permanen tersebut dilakukan dengan menggunakan bore pile untuk menahan longsor. Danang mengimbau pengguna jalan tol dapat meningkatkan kewaspadaan saat cuaca ekstrem.

"Pengguna jalan tol agar selalu berhati-hati, tertib berlalu lintas dan mematuhi peraturan lalu lintas dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima," ujar Danang.

Sebelumnya, Kementerian PUPR meminta terdapat sejumlah penanganan dalam penanganan amblesnya Jalan Tol Cipali kilometer 122+400.

Danang mengatakan, Kementerian PUPR meminta dibuatnya akses sodetan sementara untuk menuju contraflow jalur A dari arah Jakarta menuju Semarang.

Baca Juga: Pahami 6 Golongan Kendaraan Tol dan Cara Cek Tarifnya

"Sodetan ini ditargetkan akan selesai pada Jumat (12/2)," kata Danang.

Dia menambahkan, dalam proses perbaikan juga dilakukan upaya untuk mengurangi beban lalu lintas. Danang menuturkan, dalam mengurangi beban lalu lintas juga akan dibangun dua lajur sementara di median sepanjang 200 meter.

"Lajur sementara ini dibangun dari kilometer 122+300 sampai kilometer 122+500 dengan waktu pengerjaan waktu 10 hari. Ditargetkan dalam waktu yang tidak lama, perbaikan dapat diselesaikan," jelas Danang.

Baca Juga: Kebijakan Pendidikan Jabar yang Bikin Geleng-Geleng Kepala

 

Lihat Artikel Asli

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.