Selasa, 23 Jun 2026 21:06 WIB

Perajin Tas Kampung Gadukan Bertahan dari Gempuran Tren Pabrikan

Perajin sedang memilah tas./Foto: Arry Saputra
Perajin sedang memilah tas./Foto: Arry Saputra

jatimnow.com – Untuk mempertahankan usahanya para perajin di kampung tas Gadukan terus memperbarui model agar tak tertinggal dengan produk pabrikan ternama.

Dengan harga tak lebih dari Rp 60 ribu, produksi tas Gadukan cocok untuk pembelian partai besar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Ali dan Syaifudin merupakan perajin yang masih bertahan di kampung tas Gadukan sampai saat ini.

Berbagai macam tas mulai dari tas ransel, fashion dan tas souvenir bukan hanya dipasarkan untuk kalangan penjual Surabaya saja, namun hingga luar kota dan provinsi.

Model tas yang dibuat pun mengikuti tren agar tas yang di pasarkan tidak kalah dengan tas pabrikan ternama.

Baca juga: Geliat Kampung Gadukan, Tempat Perajin Tas Terbesar di Surabaya

Berbeda dengan perajin yang lain, Ali saat di temui menuturkan, ia hanya mengikuti pemesanan tas dari para konsumen yang memesan dengan model yang diinginkan.

”Kalau saya ngikuti pelanggan dia membawa sendiri contoh atau dia pingin buat seperti apa sesuai dengan keinginan pembeli, selagi saya bisa membuatkan ya saya buatkan” ujar Ali.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

Usaha yang dikerjakan para perajin tas di kampung Gadukan tidak ada jam tertentu. Para pekerja biasa mengerjakan sesuka hati.

”Biasanya pekerja disini mengambil jam kerja saat pagi dan malam, siangnya buat istirahat sampai sore,” imbuh Ali.

Setiap minggunya, tas yang dihasilkan bisa mencapai 200 hingga 500 tas dan tergantung dari banyaknya jumlah pekerja.

”Rata-rata seminggu bisa menghasilkan 300 buah tas berupa souvenir untuk pemesanan seminar,” terang Ali perajin tas saat ditemui pada Selasa, (17/10/2017).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Sampai sekarang Ali sudah memiliki pelanggan tetap dari pabrik kosmetik, yang dapat menghidupi keluarganya sehari-hari. Khusus Surabaya kebanyakan dipasarkan di pusat perbelanjaan.

Yakni, Darmo Trade Center (DTC), Jembatan Merah Paza (JMP), ITC, hingga Pusat Grosir Surabaya (PGS).

Reporter: Arry Saputra

Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.