Jumat, 24 Jul 2026 23:16 WIB

Cemburu Jadi Pemicu Pengeroyokan Remaja Putri di Gresik

Polres Gresik membeber barang bukti kasus pengeroyokan terhadap anak yang dilakukan 7 remaja putri
Polres Gresik membeber barang bukti kasus pengeroyokan terhadap anak yang dilakukan 7 remaja putri

jatimnow.com - Remaja yang dikeroyok 7 remaja putri lainnya di Alun-alun Gresik ternyata masih berumur 11 tahun dan masih duduk di bangku kelas 6 sekolah dasar (SD). Video pengeroyokan tersebut tersebar di media sosial.

Wakapolres Gresik, Kompol Eko Iskandar menyebut bahwa 7 remaja pelaku pengeroyokan tersebut telah diperiksa secara maraton oleh Unit Pelayanan Perampuan dan Anak (PPA) dan masih berstatus saksi.

Baca Juga: Demam Piala Dunia 2026 Warnai MPLS di SMP Muhammadiyah 12 Gresik Kota Baru

"Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai kasus ini. Dan ketujuh terduga pelaku statusnya masih sebagai saksi dan mereka tidak kami tahan," ujar Eko di Mapolres Gresik, Jumat (8/1/2021).

Eko melanjutkan, kejadian itu dipicu rasa sakit hati dua pelaku terhadap korban. Kedua pelaku cemburu karena sehari sebelum kejadian, korban diduga jalan-jalan bersama pacar salah satu pelaku.

Baca juga: 

Kemudian pada Rabu (6/1/2021) siang, kedua pelaku dan satu lainnya enjemput korban untuk diajak menuju Alun-alun Gresik dengan menaiki angkutan kota (angkot). Korban tidak menaruh curiga karena para pelaku beralasan mencari spot foto.

Baca Juga: Staf PMD Gresik Jadi Tersangka Penipuan PPPK, Janjikan Lolos Lewat Jalur Dalam

Sampai di alun-alun sekitar pukul 15.00 Wib, para pelaku lainnya menyusul tiba di lokasi.

"Salah satu saksi menanyakan kepada korban perihal apa yang dilakukannya dengan pacar salah satu saksi. Karena korban mengelak, saksi yang menanyakan ini marah lalu melakukan penganiayaan," jelas Eko.

Berawal dari itu, pelaku lainnya ikut melakukan pengeroyokan secara bergantian, mulai menjambak rambut, memukul hingga menendang korban. Peristiwa itu direkam menggunakan handphone (HP) dua pelaku.

Baca Juga: Gandeng Akademisi, PLN Edukasi Petani Gresik Gunakan Teknologi Sensor Pertanian

Dalam kasus ini Penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Gresik menyita beberapa barang bukti, di antaranya 6 unit handphone hingga beberapa pakaian yang digunakan korban dan para pelaku saat kejadian.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.