Rabu, 22 Jul 2026 05:46 WIB

Menjelang Lebaran, Harga Bahan Pokok di Blitar Masih Stabil

  • Penulis : CF Glorian
  • | Rabu, 30 Mei 2018 15:27 WIB
Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Blitar bersama dengan Satgas Pangan Polres Blitar Kota tengah melakukan inspeksi mendadak di pasar tradisional
Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Blitar bersama dengan Satgas Pangan Polres Blitar Kota tengah melakukan inspeksi mendadak di pasar tradisional

jatimnow.com - Menjelang lebaran, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Blitar bersama dengan Satgas Pangan Polres Blitar Kota melakukan inspeksi mendadak di sejumlah pasar tradisional.  Kali ini, tim mengunjungi sejumlah pedagang yang ada di pasar Srengat, Rabu (30/5/2018).

Dari hasil pantauan dilapangan menyebutkan, kenaikan harga bahan pokok secara signifikan tidak terjadi meski perayaan hari raya Idul Fitri sudah semakin dekat.

Baca Juga: Ziarah ke Makam Bung Karno, Kapolri Listyo Sigit Serap Nilai Kepemimpinan Bangsa

"Harga daging ayam sekilonya 32 ribu rupiah. Ndak ada peningkatan kenaikan yang langsung gitu nggak ada. Naik paling dua ribu sampai tiga ribu (rupiah). Segitu masih wajar," terang Salah satu pedagang Muaimah di sambil menunggu pembeli, Rabu (30/05/2018).

Ungkapan senada juga diungkapkan oleh Sukesi, pedagang kebutuhan pangan komoditas pertanian itu menyebutkan, harga bawang merah saat ini Rp 23 ribu rupiah perkilogram sementara bawang putih harganya Rp 15 ribu.

Hal yang sama juga terjadi pada cabe rawit. Harga cabe rawit kini berkisar antara Rp 14 ribu hingga Rp 16 ribu rupiah per satu kilogram. Sedangkan cabe besar berkisar antara Rp 20 ribu hingga Rp 22 ribu rupiah per satu kilogram.

"Rata-rata segitu mas. Naik turunnya paling nggak sampai diatas lima ribu rupiah sekilonya," terang dia.

Baca Juga: Jenazah Santriwati Asal Kediri yang Terseret Ombak di Blitar Ditemukan

Meski stabil, pantauan harga pangan dan kebutuhan pokok akan terus dipantau oleh petugas.

Satgas Pangan Polres Blitar Kota mengingatkan para pedagang maupun para tengkulak untuk tak main-main dengan harga barang.

"Kita belum temukan harga yang melonjak, tapi akan kami tindak tegas kalau memang terbukti ada yang main (harga) akan kami sidik," ungkap Kasatreskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Tim TPID Kabupaten Blitar yang terdiri dari Bupati, Forkompinda dan instansi terkait kemudian bergeser setelah melakukan pantauan di lapangan.

Reporter: CF Glorian
Editor: Arif Ardianto



Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.