Kamis, 11 Jun 2026 21:23 WIB

Cara Mudah Kurangi Ketegangan Mata Akibat Gawai

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Mata adalah salah satu organ paling luar biasa sekaligus paling rapuh di tubuh. Sepanjang tahun ini, mata berada dalam tekanan lebih parah dibandingkan biasanya.

Presiden All India Ophthalmological Society, dr Mahipal Sachdeva, menjelaskan mata dirancang untuk penglihatan jarak jauh.

Baca Juga: Yayasan Amway Peduli dan UC Surabaya Gelar Edukasi Kesehatan Anak Muda

"Harus melihat layar komputer dari jarak dekat untuk waktu yang lama dan tetap berada di dalam ruangan, secara alami cenderung berdampak negatif," kata dia dilansir di Hindustan Times, Minggu (27/12/2020).

Jika layar gawai lebih terang dari lingkungan, mata Anda harus bekerja lebih keras untuk melihat. Direktur pendidikan pasien di American Academy of Ophthalmology, Kierstan Boyd pernah menulis hal itu dalam laporan berjudul “Computers, Digital Devices, and Eye Strain" yang dirilis pada Maret lalu.

Dalam kondisi aktivitas terbatas di luar ruangan dan rekreasi tanpa layar yang lebih rendah, orang dewasa dan anak-anak melaporkan insiden mata kering lebih tinggi yang disebabkan ketegangan berlebihan itu.

Sekarang merupakan tahun yang sulit bagi mata anak-anak. Pada usia muda yang masih berkembang, anak-anak justru mendapati dirinya terpapar sinar biru lewat pembelajaran daring selama berjam-jam. Tidak dapat menghabiskan waktu luang di luar ruangan, membuat mereka lebih sering menatap layar gawai.

"Di seluruh dunia telah terjadi peningkatan kasus miopia," ujar Sachdeva.

Kondisi lain yang harus diperhatikan adalah sindrom penglihatan komputer atau CVS. Sachdeva mengatakan jika seseorang mengalami lebih sering sakit kepala atau mata gatal, kemungkinan penyebabnya adalah ketegangan yang berlebihan pada mata, akibat terlalu lama melihat layar.

"Semakin kecil dan cerah layarnya, semakin membebani mata," kata Sachdeva.

Baca Juga: Ancam Ginjal hingga Paru-Paru, Pakar Ungkap Cara Cegah Hantavirus

Dia menjelaskan orang memiliki kecepatan berkedip sekitar 20 kali per menit. Saat membaca dari layar, Anda berkonsentrasi pada layar yang otomatis mengurangi tingkat kedipan hingga setengahnya. Kondisi itu mengurangi pelumasan air mata yang diberikan kedipan ke lapisan luar.

Saat Anda membaca baris demi baris, mata terus bergerak yang menyebabkan ketegangan lebih lanjut. Meskipun membaca hard copy mengurangi tingkat kedipan ke tingkat yang hampir sama, perbedaannya adalah jumlah kedipan rapat.

Saat membaca di layar yang terang benderang, bahkan kedipan yang terjadi hanya sebagian. Kelopak mata atas tidak bertemu dengan kelopak mata bawah dan karenanya tidak membentuk lapisan air mata terus menerus di atas permukaan mata.

Studi menunjukkan bahwa ada lebih banyak kedipan yang tidak lengkap selama waktu layar daripada saat membaca permukaan yang lebih kusam seperti kertas.

Untuk membantu mata mengatasi ketegangan lebih baik, jaga perangkat Anda setidaknya 25 inci (63,5 sentimeter) dari wajah, posisikan layar sedemikian rupa sehingga pandangan mengarah ke bawah daripada lurus. Kondisi itu membantu mengurangi ketegangan pada otot mata.

Baca Juga: Upaya Dinkes Kota Kediri Kendalikan Penyakit Paru Obstruktif Kronik dan Asma

Posisi itu juga membantu aturan 20-20-20, yakni mengistirahatkan mata selama 20 detik setiap 20 menit dengan melihat objek yang berjarak 20 kaki. Jika Anda tidak dapat mengatur waktu istirahat setiap 20 menit, cobalah satu istirahat setiap setengah jam atau setidaknya setiap jam.

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.