Selasa, 23 Jun 2026 00:24 WIB

Kasus Gubeng Ambles

Armudji Diminta Ungkap Anak Pejabat Pemkot Surabaya Jadi Makelar Izin

Ingat kan sewaktu Jalan Raya Gubeng di Surabaya ambrol, menganga seperti jurang?
Ingat kan sewaktu Jalan Raya Gubeng di Surabaya ambrol, menganga seperti jurang?

jatimnow.com - Identitas anak pejabat Pemkot Surabaya yang diduga menjadi makelar izin atau bermain perizinan bakal menjadi rahasia selamanya. Yang menuding adalah Armudji. Waktu itu politisi PDIP yang kini terpilih menjadi wakil wali kota itu masih menjadi Ketua DPRD Surabaya.

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Pertiwi Ayu Khrisna menyayangkan jika informasi itu benar. Menurut politisi Partai Golkar ini tidak dibenarkan terjadinya nepotisme di pemerintahan.

Baca Juga: RPH Tambak Osowilangun Surabaya Buka Peluang Jagal Baru

"Semestinya ya putra maupun putri pejabat tidak dibenarkan turut dalam pelaksanaan ataupun makelaran izin-izin di pemkot (Surabaya) maupun di pemda, itu sudah namanya nepotisme. Dan bisa ada settingan korupsi di dalamnya. Amat menyedihkan bila di Kota Surabaya ini terjadi hal seperti ini," kata Ayu, Rabu (23/12/2020).

Identitas makelar izin itu harus diungkap ke publik? "Seharusnya demikian," tandasnya.

Armudji yang maju pemilihan wali kota dan wakil wali kota Surabaya pada 9 Desember 2020 bersama Eri Cahyadi memilih tutup mulut. Keduanya ingin menjadi penerus Wali Kota Tri Rismaharini yang kini ditunjuk menjadi menteri sosial.

Seperti dilansir sejumlah media di Surabaya, Armudji curiga dengan keteledoran Pemkot Surabaya karena terlalu tergesa-gesa mengeluarkan pemberian Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Kecurigaannya itu diungkap saat mendatangi lokasi Jalan Raya Gubeng yang ambles menganga menyerupai jurang.

"Ada permainan izin yang diindikasikan dilakukan oleh anak pejabat Pemkot Surabaya. Ini bukan sekedar isu tetapi sudah umum di kalangan Pemkot. Ini murni keteledoran dan bukan faktor alam," kata Armudji seperti dimuat sejumlah media pada Rabu (19/12/2018).

Reporter jatimnow.com berhasil menghubungi Armudji atau yang biasa disapa Cak Ji melalui sambungan telepon pada pukul 14.13 Wib, Sabtu (26/1/2019). Sayangnya, dia tidak mau membeberkan identitas sang anak pejabat yang diduga bermain perizinan tersebut

Baca Juga: Pemkot Surabaya Ajak Alih ke Parkir Digital, Pembayaran Mudah dan Transparan

Saah satu media cetak yang memuat pernyataan Armudji

Berikut wawancara Fahrizal Tito dengan Armudji yang berlangsung singkat:

Anak pejabat itu siapa Cak Ji?

Baca Juga: Parade Fashion hingga Drum Band, SFF 2026 Siap Hebohkan Surabaya

Yo gak eroh, wah ojok mancing-mancing wah, gak ilok iku. wong wes buyar kok sik takon iku ae, mancing-mancing tok ae. Mancing, gak intuk iwak mujahir golek betik. (Ya tidak tahu, jangan mancing-mancing wah, gak boleh itu. Kan sudah selesai, masa tanya tentang itu terus, mancing-mancing tidak dapat Ikan Mujahir malah cari Ikan Betik).

Kan Cak Ji saat itu yang menyebut anak pejabat, hingga saat ini sudah menjadi rahasia umum?

Gak..gak..gak ngomong aku. Ndolek dewe kono. koen iku iso ae mancing-mancing iso ae, haduh.. haduh.. haduh.. wes ndolek berita liyane ae. (Ndak..ndak..ndak. Sudah saya gak ngomong itu, cari sendiri sana. kamu itu mancing-mancing saja, haduh.. haduh.. haduh.. sudah cari berita lain saja)

Berulang kali, politisi yang duduk di DPRD Jatim dan telah mengajukan mundur ini tidak memberikan respon saat dihubungi. Saat jatimnow.com mencoba mengkonfirmasi Armudji terkait hal tersebut pada sekitar pukul 13.01 Wib, lagi-lagi tidak ada respon. Demikian pula saat dikonfirmasi melalui WhatsApp juga tidak ada tanggapan.

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.