Selasa, 23 Jun 2026 13:49 WIB

Bisnis Aquascape di Kota Batu Berkembang di Tengah Pandemi Covid-19

jatimnow.com - Bisnis dekorasi aquarium atau aquascape di Kota Batu semakin banyak peminatnya di tengah Pandemi Covid-19 dan membuat para pengrajin kini mengalami kenaikan omzet hingga 100 persen.

Salah satu pengrajin dari One Fish Aquatic, Ardian Prima Widenda menjelaskan untuk jenisnya sendiri, aquascape banyak variannya.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Diantaranya ada jenis bonsai, jungle, brazilian style, diorama, iwagumi, dan discus tank. Harga dari Aquascape pun bervariatif dimulai dari harga Rp 750 ribu dengan ukuran 30 sentimeter hingga ratusan juta rupiah.

"Harga dari aquascape tergantung ukuran, model, dan komposisi dari tank itu sendiri. Selain kesibukan di rumah, meningkatnya penghobi aquascape karena banyak artis Indonesia yang menggunggah video koleksinya melalui YouTube dan banyaknya gelaran kontes aquascape secara kontinyu," jelasnya, Sabtu (19/12/2020).

Pria yang juga menjadi anggota Komunitas Batu Aquatic (Batic) itu melanjutkan kini banyak masyarakat yang mulai mencoba merangkai aquascape sendiri di rumah.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

"Rata-rata yang mereka beli yaitu aquarium, tanaman air, ikan, filter air, Co2, lampu, pupuk cair, dan sebagainya untuk mencipatakan ekosistem dalam aquarium tersebut," paparnya.

Ia juga membagikan tips bagi penghobi pemula yaitu harus berani melalui beberapa tahapan proses dan mengikuti prosedur sebelum aquacape bisa dinikmati. Menurutnya, yang paling penting yaitu membuat tema yang diinginkan.

"Prosesnya lumayan lama untuk menciptakan ekosistem minimal 1 bulan. Rata-rata aquascape bisa jadi dan bisa dinikmati dengan enak sekitar 3-4 bulan," paparnya.

Baca Juga: Mikutopia, Destinasi Wisata Alternatif di Kota Batu

Dan jika sudah jadi aquascape, para penghobi juga harus melakukan perawatan karena bila dibiarkan maka akan rusak.

"Nanti tanaman airnya rontok dan muncul alga atau lumut yang menganggu tampilan sehingga tidak enak untuk dipandang," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.