Kamis, 11 Jun 2026 13:47 WIB

East Java Fashion Harmony, Menikmati Batik Berlatarkan Selat Bali

  • Penulis : Rony Subhan
  • | Minggu, 15 Nov 2020 10:21 WIB
East Java Fashion Harmony 2020 di kawasan Pantai Solong, Banyuwangi
East Java Fashion Harmony 2020 di kawasan Pantai Solong, Banyuwangi

jatimnow.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar event fashion bertajuk East Java Fashion Harmony 2020 di kawasan Pantai Solong, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (14/11).

Ratusan busana batik nan apik karya pembatik Jawa Timur digelar di sebuah pantai yang berlatar belakang Selat Bali yang eksotis.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

East Java Fashion Harmony yang digelar untuk kedua kalinya ini mengusung tema Batik Gringsing. Event ini diikuti pembatik dari sembilan kota/kabupaten Jatim, yakni Sidoarjo, Mojokerto, Lamongan, Tuban, Tulungagung, Trengalek, Pamekasan, Bangkalan, dan Banyuwangi.

Event dibuka langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan dihadiri Wakil Gubernur Emil Dardak, Sekda Provinsi Jatim dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Gubernur Khofifah mengatakan event peragaan busana ini digelar sebagai bentuk komitmen untuk mempromosikan batik khas Jawa Timur. Jatim sendiri memiliki kekayaan ragam motif batik dengan nilai-nilai luhur dan kearifan lokal yang tinggi.

"Batik di Jawa Timur bukan hanya sekedar lembaran kain dengan motif biasa namun setiap goresan yang terlukis di dalamnya memiliki filosofi dan nilai luhur yang tinggi. Nilai batik tersebut semakin bertambah saat para kreator pembuat batik ini berkolaborasi dengan para desainer berkualitas hingga menghasilkan mahakarya busana batik yang menawan, seperti yang ditampilkan pada event ini," ujar Khofifah dalam siaran pers yang diterima redaksi, Minggu (15/11/2020).

Selain itu, keistimewaan East Java Fashion Harmony kali ini adalah digelar di Pantai Solong, sebuah pantai di Banyuwangi yang langsung menghadap ke selat Bali. Peragaan busana batik yang menawan tersebut pun menjadi semakin menarik.

"Tidak seperti tahun lalu yang kita gelar indoor, tahun ini kami gelar outdoor sebagai bagian dari penerapan protokol kesehatan yang ketat di acara ini. Kami ingin proses kreatif dan ekonomi di Jatim bisa tetap berjalan dengan standar dan protokol baru," ujar Khofifah.

"Selain itu Pantai Solong kami pilih karena memiliki daya tarik yang menambah istimewa pagelaran ini," ujar Khofifah.

Sementara itu, pagelaran fashion show tersebut menampilkan ratusan karya busana batik bertema batik gringsing. Gringsing merupakan motif sederhana berupa bundaran dan lingkaran serta sisik.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Setiap daerah memiliki pola motif gringsing yang berbeda-beda. Gringsing memiliki filosofi makna keseimbangan, keteguhan serta kesatuan.

GRINGSING juga bermakna 'GRING' yang berarti 'SAKIT' dan 'SING' berarti 'JANGAN'. Maka 'GRINGSING' berati 'JANGAN SAKIT', yang narasinya dapat dibaca sebagai doa kemanusiaan untuk dunia dari Jawa Timur.

Pada gelaran tersebut, karya busana batik Gringsing ditampilkan dengan desain yang beragam. Seperti gaya modern, casual dan elegant.

Juga ada desain ready to wear yang memberi kesan chic dan modis namun santai dan rileks. Hingga produk moslem fashion. Tak ketinggalan, para desainer menambahkan masker keren dan modis pada busana yang ditampilkan.

Sementara itu Bupati Abdullah Azwar Anas menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemprov Jatim yang telah memilih Banyuwangi sebagai lokasi pelaksanaan East Java Fashion Harmony 2020.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Event tersebut diharapkan akan menggeliatkan kembali sektor kreatif khususnya fashion batik yang sempat terpukul akibat pandemi.

"Fashion batik menjadi salah satu sektor kreatif yang cukup cukup terdampak pandemi. Dengan adanya event ini, kami harapkan memberi motivasi dan semangat bagi pelaku batik di semua daerah di Jawa Timur juga khususnya Banyuwangi," ujar Anas.

Selama ini Banyuwangi sendiri juga konsisten mengangkat batik lokal lewat sejumlah cara seperti menggelar event Banyuwangi Batik Festival setiap tahun sejak 2013, membawa batik daerah ke ajang nasional Indonesia Fashion Week hingga membuka SMK Batik.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.