Selasa, 28 Jul 2026 04:57 WIB

Pilkada Lamongan 2020

Debat Perdana, Pengamat: Paslon Suhandoyo-Astiti Suwarni Lebih Leluasa

Debat perdana Pilkada Lamongan 2020
Debat perdana Pilkada Lamongan 2020

jatimnow.com - Debat publik perdana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lamongan 2020 digelar, Sabtu (14/11/2020).

Peneliti Senior SSC (Surabaya Survey Center), Surokim Abdussalam menilai pasangan calon nomor urut 1 Suhandoyo-Astiti Suwarni terlihat lebih leluasa menyampaikan semua gagasan dan visi misi.

Baca Juga: Machfud Arifin Hadiri Langsung Sidang Sengketa Pilwali Surabaya di MK

"Bisa jadi karena pasangan ini bukan merepresentasikan sebagai incumbent sehingga terlihat tidak ada beban. Pak Handoyo dan Bu Astried seolah bisa berkomunikasi langsung dengan pemilih masyarakat Lamongan lebih natural," katanya, Minggu (15/11/2020).

Dekan Fisip UTM (Universitas Trunojo Madura) itu menilai, keduanya terlihat bisa berbagi waktu dan bisa bertanya lebih mendalam.

"Setelah saya mengamati, Pak Handoyo-Asiti saling mengisi dalam bertanya dan menjawab. Pembawaan keduanya terlihat tenang," lanjutnya.

Baca Juga: Tim Ipuk-Sugirah Yakin MK akan Tolak Gugatan Yusuf-Riza

Namun secara umum, debat berjalan landai-landai dan datar saja belum terlihat progresivitas, khususnya dalam menawarkan gagasan-gagasan progresif untuk perubahan dan perbaikan.

Hal positif yang bisa dilihat dalam debat ini semua paslon punya respek dan fatsun dalam berdebat sehingga debat berjalan cukup kondusif dan konstruktif.

"Sebagai sebuah panggung debat pilkada menurut saya sudah cukup konstruktif kendati tidak terlihat mendalam masih permukaan saja belum substantif progresif," ujar Dosen Komunikasi Politik itu.

Baca Juga: MK Juga Gelar Sidang Sengketa Pilbup Lamongan dan Banyuwangi

Sementara Surokim melihat paslon nomor urut 2 karena berpengalaman di birokrasi sehingga bisa menguasai permasalahan dan juga memberi solusi. Ketenangannya juga bagus, gaya komunikasi lebih formal.

"Sedangkan pasangan calon nomor urut 3 setelah saya amati, mereka berusaha berada di tengah dengan gaya komunikasi kombinatif. Terlihat taktis, tetapi belum bisa komunikatif," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.