Jumat, 24 Jul 2026 15:55 WIB

Pilkada Gresik 2020

Qosim-Alif Diharapkan Bisa Terus Kembangkan Wilayah Gresik Selatan

Qosim dan Alif saat bersilaturahmi dengan H Matasan
Qosim dan Alif saat bersilaturahmi dengan H Matasan

jatimnow.com - Kepercayaan masyarakat untuk menitipkan harapannya kepada Pasangan Calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Gresik, Mochammad Qosim-Asluchul Alif (Qosim-Alif) terus mengalir. Kali ini dukungan datang dari seorang pengusaha di Gresik selatan, H Matasan.

Pengusaha asal Wringinanom ini mengakui, dalam 10 tahun terakhir perkembangan di Gresik selatan cukup pesat dalam berbagai bidang. Utamanya di bidang infrastruktur dan industri.

Baca Juga: Demam Piala Dunia 2026 Warnai MPLS di SMP Muhammadiyah 12 Gresik Kota Baru

Menurutnya, salah satu indikator keberhasilan pembangunan itu terlihat dari akses jalan yang semakin baik. Sehingga perputaran roda ekonomi dapat berkembang dan tumbuh dengan baik.

"Dengan selesainya Tol Krian-Bunder-Legundi-Manyar (KLBM) arus logistik akan semakin lancar. Wilayah sekitar di daerah selatan akan tumbuh," ujar Matasan, Kamis (12/11/2020).

Dia juga mengakui bahwa sebelum adanya Tol KLBM, wilayah Gresik selatan memang sudah tumbuh dengan cukup baik. Mulai dari sektor industri maupun UMKM-nya.

Pada momen Pilkada 2020 yang akan dihadapi masyarakat Gresik, dia berharap pembangunan di Gresik selatan, khususnya Wringinanom bisa dilanjutkan oleh calon terpilih.

Baca Juga: Gandeng Akademisi, PLN Edukasi Petani Gresik Gunakan Teknologi Sensor Pertanian

"Selama ini oleh Pak Sambari-Qosim sudah sangat baik, pengusaha lokal punya kesempatan berusaha dan menikmati kemudahan. Saya berharap Pak Qosim dan Mas Alif yang jadi," ungkap pengusaha berusia 49 tahun tersebut.

Sementara Cabup Gresik Mochammad Qosim mengatakan, dalam mengimplementasikan program pengembangan kawasan Gresik selatan akan menggunakan pendekatan pembangunan berbasis desa.

"Sehingga desa sekitar terlebih dahulu kuat infrastrukturnya untuk memicu pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar," ujarnya.

Baca Juga: Tercebur Sumur 15 Meter, Kakek 98 Tahun di Kedamean Gresik Ditemukan Tewas

Dalam sektor perekonomian desa, lanjutnya, regulasi akan diarahkan sedemikian rupa untuk memacu nilai tambah bagi komoditas yang dihasilkan desa.

"Jadi tidak melulu hasil bumi dan potensi desa di jual mentah. Kalau bisa diolah dahulu, karena potensi hasil bumi di Gresik selatan sangat besar," jelas Qosim.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.