Sabtu, 13 Jun 2026 21:36 WIB

Balai RT ini Tak Pernah Mendapat Bantuan dari Pemkot Surabaya, Benar?

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Rabu, 11 Nov 2020 20:15 WIB
Balai RT 15, RW 7, Kelurahan Wonokromo, Surabaya (Foto-foto: jatimnow.com)
Balai RT 15, RW 7, Kelurahan Wonokromo, Surabaya (Foto-foto: jatimnow.com)

jatimnow.com - Perbaikan Balai RT dan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) di RT 15, RW 7, Kelurahan Wonokromo, Surabaya telah rampung.

Fasilitas publik itu bahkan diresmikan oleh Ketua DPRD Surabaya yang juga Ketua PDIP Surabaya, Adi Sutarwijojo pada Senin (21/9/2020).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Mengapa bantuan perbaikan Balai RT dan MCK di RT itu baru diberikan?

Ketua RT 15, RW 7 Arief Windarto menyebut jika bantuan itu diberikan sekitar bulan Juni 2020. Kemudian direnovasi hingga akhirnya diresmikan.

"Sebenarnya tidak ada peresmian, karena beliau (Adi Sutarwijono) yang bantu, warga di sini mengundang beliau. Ingin menghormati lah begitu," ungkap Arief saat ditemui jatimnow.com, Rabu (11/11/2020).

Dia mengaku selama ini jika Balai RT dan fasilitas MCK di kampungnya tidak pernah tersentuh oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya selama puluhan tahun.

Baca juga:  Sempat Rusak, Balai RT dan MCK di Wonokromo ini Kini Telah Diperbaiki

"Untuk perbaikan dan pembangunan, ya swadaya sendiri. Dulu sebelum saya, juga sempat pengajuan, tapi juga tidak pernah ditanggapi, tidak pernah terealisasi. Puluhan tahun mas. Ya alhamdulillah, dengan bantuan dari beliau (Adi) Sekarang fasilitas MCK dan Balai RT bisa digunakan warga dengan baik," jelasnya.

"Untuk anggarannya ya dari beliau (Adi) langsung. Tapi saya kira ya bukan uangnya beliau juga. Tapi kan seizin dari pemkot, seizin Bu Risma (wali kota) juga," tambah Arief.

Fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) di RT 15, RW 7, Kelurahan Wonokromo, SurabayaFasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) di RT 15, RW 7, Kelurahan Wonokromo, Surabaya

Untuk sementara, lanjut Arief, yang sudah direnovasi baru fasilitas MCK dan Balai RT. Sedangkan untuk tempat belajar anak-anak belum terealisasi, namun sudah diajukan.

"Sekarang sementara baru sarana olahraga. Itu dari Dispora. Rencananya yang di Balai RT mau dibuat warung belajar untuk anak-anak. Baik itu, SD, SMP dan juga SMA. Jadi serbaguna," tandasnya.

Hal senada juga diungkapkan Ustaz Dedik Abdul Aziz, Wakil RT 15 RW 7 yang juga sekaligus tokoh agama setempat.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Menurutnya, renovasi fasilitas MCK dan Balai RT itu bantuan dari PDIP.

"Jadi awalnya itu ada orang dari PDIP, namanya Pak Goci. Beliau datang bertemu dengan saya dan Pak Arief, Ketua RT saya. Beliau bilang apakah ada fasilitas perlu dibantu. Ya saya bilang, kalau memang ada bantuan untuk kami, ya monggo," ungkapnya.

"Terus saya coba ngomong ke Pak Arief untuk pengajuan, dan di-acc (disetujui) ini, direnovasi begini. Pak Goci ini kan sama aja Pak Whisnu. Karena kita tahunya Pak Whisnu," tambah Ustaz Dedik.

Berapa anggaran yang dihabiskan? Dari mana?

Ustaz Dedik mengaku jika semuanya ditanggung dari pihak yang membatu. Dia dan ketua RT, saat itu hanya melakukan pengajuan bahan-bahan untuk pembangunan.

"Untuk anggaran ya sekitar puluhan. Karena tukang ya mahal. Ya kalau dua puluhan (Rp 20an juta) bisa masuk. Beliau, Pak Goci hampir tiap malam ke sini. Ngecek-ngecek, ngobrol sama kami," jelasnya.

Kenapa bantuan tersebut diberikan menjelang Pilwali Surabaya 2020?

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Ustaz Dedik mengatakan jika warga di kampungnya tersebut tidak pernah mengurusin hal tersebut (politik). Sebab, ketika Pemilihan Legislatif (Pileg) saat itu, juga ramai, buat jujukan orang. Jadi, ketika diberikan bantuan apapun diterima oleh warga.

Apakah ada kepentingan politik?

"Pastilah, pasti. Mereka bantu kan nggak mungkin kalau nggak ada embel-embel atau kemauan di situ. Nah, kita namanya orang kan ikut aja. Toh jadi enggaknya mereka kan takdir Allah," tegas Ustaz Dedik.

"Warga bilang ke saya. Ustaz gimana ini, kalau hukumnya gimana. Saya bilang nggak ada hukumnya. Kalau sampean kurang yakin monggo di-istiqarah. Toh sampean milih nggak milih, orang nggak bakalan ngerti. Yang penting kita tahunya ini, kita ajukan ini, bantuan dari pemkot. Artinya dana untuk warga," imbuhnya.

Ia menambahkan, meskipun dari pihak pendana atau yang membantu dalam pembangunan tersebut mengajak untuk mendukung dan mencoblos salah satu pasangan calon, pihaknya mengaku tidak bisa menghindar dari takdir Allah.

"Yang penting fasilitas ini bisa manfaat bagi warga di sini," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.