Sabtu, 06 Jun 2026 23:47 WIB

Kota Mojokerto Jadi Barometer Pencegahan Terorisme di Jatim

BNPT dan FKPT Jatim menggelar Diskusi dan Deklarasi Perempuan Agen Perdamaian di Kota Mojokerto
BNPT dan FKPT Jatim menggelar Diskusi dan Deklarasi Perempuan Agen Perdamaian di Kota Mojokerto

jatimnow.com - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menyebut bahwa tidak ada warganya yang terpapar paham radikalisme. Dari catatan itu, Kota Mojokerto bisa menjadi barometer pencegahan radikalisme dan terorisme di Jawa Timur.

Pernyataan Wali Kota Ika Puspitasari itu disampaikan dalam pidato sambutannya di acara 'Diskusi dan Deklarasi Perempuan Agen Perdamaian' yang digelar di Ballroom Hotel Ayola Sunrise, Mojokerto, Kamis (5/11/2020).

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

"Perempuan dalam hal ini sebagai ibu perannya dalam keluarga sangat penting, khususnya di era teknologi informasi ini. Peran ibu untuk mencegah berkembangnya paham radikalisme di lingkungan keluarga sangat tidak terbantahkan. Sehingga acara ini sudah sangat tepat dan perlu disebarluaskan," ungkap Ita-sapaan akrabnya.

Ita menambahkan, perbaikan kualitas sumber daya perempuan ke depan mesti semakin ditingkatkan, khususnya dalam kapasitas dan perannya untuk mencegah dan menangkal radikalisme di lingkungan keluarga dan sekitarnya.

"Peran perempuan Mojokerto mesti diperkuat guna menjadikan kotanya sebagai barometer pencegahan terorisme di Jatim," ungkap Ita.

Diskusi dan deklarasi ini diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) bekerjasama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jatim.

BNPT dan FKPT Jatim menggelar Diskusi dan Deklarasi Perempuan Agen Perdamaian di Kota MojokertoBNPT dan FKPT Jatim menggelar Diskusi dan Deklarasi Perempuan Agen Perdamaian di Kota Mojokerto

Acara dihadiri 70 orang peserta perempuan yang terdiri dari kades perempuan, ASN perempuan, organisasi perempuan serta ormas anggota Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Jatim.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Sementara Ketua Umum BKOW Jatim, Fatma Saifullah Yusuf menyebut bahwa radikaliame dan terorisme menjadi kekhawatiran bersama.

"Efek negatif radikalisme dan terorisme bisa berbahaya bagi kita semua, termasuk warga sipil. Perempuan mesti tampil sebagai solusi cegah tangkal terorisme dari keluarga," papar Fatma.

Ketua FKPT Jatim Hesti Armiwulan menambahkan, peran perempuan sebagai agen perdamaian harus tersosialisasi secara masif di Jatim.

Diskusi itu juga menghadirkan tiga narasumber yaitu Setyo Pranowo, Kasie Partisipasi dan Pemberdayaan BNPT; Nurul Barizah, Kabid Perempuan dan Anak FKPT Jatim dan Siti Hanifa, Manager AAMAN Indonesia.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Setyo Pranowo menyatakan, BNPT berharap semua pihak ikut berperan aktif dalam proses pencegahan radikalisme dan terorisme.

"FKPT mesti mampu membangun kerjasama dengan semua pihak agar bisa mempelopori proses pencegahan dengan keterlibatan aktif masyarakat dalam hal radikalisme dan terorisme," sambung Setyo.

Sedangkan Nurul Barizah menambahkan, keberhasilan Kota Mojokerto yang memastikan tidak ada warganya yang terpapar radikalisme harus jadi contoh dan bisa direplikasi di Jatim.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.