Senin, 08 Jun 2026 15:45 WIB

Banyuwangi Terima Stimulus Dana Hibah dari Kemenparekraf

  • Penulis : Rony Subhan
  • | Selasa, 03 Nov 2020 18:33 WIB
Salah satu destinasi wisata di Banyuwangi
Salah satu destinasi wisata di Banyuwangi

jatimnow.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyalurkan stimulus dalam bentuk dana hibah bagi pelaku usaha pariwisata Banyuwangi. Langkah ini diharapkan dapat membantu industri pariwisata bertahan di tengah pandemi.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banyuwangi, M. Yanuarto Bramuda mengatakan, tujuan utama dari hibah pariwisata ini akan membantu daerah serta industri hotel dan restoran yang saat ini sedang mengalami gangguan finansial serta recovery penurunan pendapatan asli daerah (PAD) akibat Pandemi Covid-19.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Banyuwangi adalah salah satu daerah di Indonesia yang mendapat dana hibah. Besarnya Rp 10 miliar. Kami berharap dengan dana ini dapat memulihkan sektor pariwisata Banyuwangi, yang nanti dampaknya juga peningkatan ekonomi daerah. Kalau wisatawan banyak datang, penginapan, warung makan, destinasi maupun oleh-oleh akan ramai," ujar Bramuda, Selasa (3/11/2020).

Bramuda menambahkan, wilayah penerima stimulus dana hibah harus setidaknya memiliki 15 persen porsi Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2019 dari penerimaan Pajak Hotel dan Pajak Restoran (PHPR).

Selain pajak, kriteria yang digunakan adalah daerah yang masuk 10 destinasi super prioritas, memiliki destinasi branding dan masuk daftar 100 acara tahunan pariwisata.

"Berdasar ketentuan dari pusat, dana hibah yang diberikan kepada daerah dibagi dengan imbangan 70 persen dialokasikan untuk bantuan langsung kepada industri hotel dan restoran. Sedangkan 30 persen untuk pemkab digunakan untuk penanganan dampak ekonomi dan sosial dari pandemi, terutama pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," jelasnya.

Baca Juga: Pariwisata RI Terancam Konflik Global, Ini Strategi Amankan Turis

Anggaran tersebut, lanjut Bramuda, akan diberikan kepada hotel dan restoran serta destinasi wisata dan desa wisata dalam bentuk dukungan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment), infrastruktur dan pengembangan SDM.

"Untuk hotel, stimulus berupa subsidi harga kamar. Namun tidak semua hotel dan restoran yang mendapatkan stimulus. Prioritas adalah mereka yang taat membayar pajak pada Tahun 2019. Indikator taat pajak ini merupakan cara yang efisien dan tepat sasaran. Dengan begitu pengusaha taat pajak dapat menerima stimulus di tengah tekanan pandemi," papar Bramuda.

Bramuda menyebut ada 72 hotel dan 584 restoran yang mendapat stimulus. Angka yang didapatkan setiap hotel variatif, tergantung pajak yang mereka setorkan. Mekanismenya, wisatawan yang datang bisa mendapatkan diskon harga kamar.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Dengan stimulus itu, pemerintah berharap jumlah wisatawan yang datang ke Banyuwangi terjaga. Harapan itu dilontarkan Bramuda karena pada long weekend akhir bulan kemarin kunjungan wisatawan ke Banyuwangi melonjak.

Dari data Disbudpar, pada liburan panjang kemarin tercatat ada 14 ribu wisatawan domestik yang berkunjung ke Banyuwangi. Jumlah itu diharapkan bisa terus stabil dengan adanya stimulus-stimulus yang diberikan kepada pelaku wisata.

"Semoga dengan stimulus dari pemerintah pusat, banyak wisatawan mengunjungi ke Banywuangi. Banyuwangi pun telah menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di sektor pariwisata," pungkas Bramuda.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.